edisiana.com – Dalam malam penuh drama di Stadion Rujevica, harapan terakhir Faroe untuk mengguncang kualifikasi Piala Dunia akhirnya kandas setelah Kroasia memutar balik keadaan dan menang 3-1, Sabtu dini hari.
Faroe sempat membuat publik tuan rumah terdiam. Sebuah serangan balik cepat dituntaskan Geza David Turi—ya, penyerang Grimsby Town itu!—yang menusuk dari sisi kanan lalu melepaskan tembakan yang membentur pemain belakang dan bersarang di gawang. Kejutan besar? Sudah pasti.
Namun, Kroasia bukan tipe tim yang panik. Hanya tujuh menit berselang, Josko Gvardiol, sang tembok Manchester City yang juga tahu caranya mencetak gol.
Ia melepaskan sepakan mendatar ke pojok bawah untuk menyamakan kedudukan. Dari sana, ritme pertandingan berubah total.
Petar Musa, yang kembali mengenakan seragam Vatreni untuk pertama kalinya sejak 2023, muncul sebagai pembeda. Umpan silang matang disambutnya dari jarak delapan yard—penyelesaian klinis, Kroasia berbalik unggul.
Dan untuk menyegel kemenangan, Ivan Perisic—selalu hadir dalam momen penting—mengirimkan umpan silang yang disambar Nikola Vlasic. 3-1, Faroe tak lagi mampu bermimpi.
Dengan hasil ini, melansir BBC, Kroasia kini unggul enam poin di atas Republik Ceko menuju laga terakhir hari Senin. Tempat play-off untuk Ceko sudah aman karena Faroe, yang berada satu poin di belakang, telah mengakhiri seluruh pertandingan mereka.
Bahkan andai Faroe mampu mencuri kemenangan di Rijeka, nasib mereka tetap bergantung pada Ceko yang nyaris mustahil terpeleset saat menjamu Gibraltar di kandang sendiri.
Kroasia melaju. Faroe pulang. Kualifikasi terus meninggi panasnya.(maq)








