Tottenham Libas Everton 3-0, Van de Ven Jadi Bintang di Hill Dickinson Stadium

Van de Ven bersama Thomas Frank merayakan kemenangan atas Everton. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Tottenham Hotspur tampil perkasa saat menaklukkan Everton dengan skor telak 3-0 di Stadion Hill Dickinson, Senin dini hari WIB. Tim asuhan Thomas Frank tampil dominan dan membuat tuan rumah tak berdaya sepanjang laga.

Everton sebenarnya datang dengan kepercayaan diri tinggi. The Toffees belum terkalahkan dalam lima laga kandang di markas baru mereka, Bramley-Moore Dock, sejak meninggalkan Goodison Park yang telah menjadi rumah selama 133 tahun. Namun rekor impresif itu akhirnya patah di tangan Spurs.

Kapten Tottenham, Micky van de Ven, menjadi sosok penting dalam kemenangan ini. Bek asal Belanda itu mencetak dua gol pada babak pertama, keduanya melalui situasi sepak pojok yang dimanfaatkan dengan sangat baik.

BACA JUGA:  Raphinha Pulih, Siap Perkuat Barça Jelang Duel Panas Kontra Atlético

Everton sempat mengira berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Jake O’Brien lima menit setelah gol pembuka Van de Ven. Namun, VAR turun tangan dan meminta wasit Craig Pawson meninjau insiden tersebut di monitor pinggir lapangan.

Setelah peninjauan, gol dianulir karena Jack Grealish dan Iliman Ndiaye dinilai berada dalam posisi offside dan mengganggu pergerakan kiper Spurs, Guglielmo Vicario.

BACA JUGA:  Barnes Dikontrak Lima Tahun di Newcastle

Tuan rumah mencoba bangkit, tetapi Beto gagal memanfaatkan beberapa peluang emas. Vicario tampil gemilang di bawah mistar dengan sejumlah penyelamatan penting yang menjaga gawang Tottenham tetap perawan.

Pada akhirnya, Spurs menutup kemenangan mereka melalui Pape Matar Sarr di babak kedua. Gelandang muda Senegal itu menuntaskan umpan dari mantan pemain Everton, Richarlison, dengan sundulan yang memastikan skor akhir 3-0.

Kemenangan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Tottenham dalam lima laga tandang Liga Inggris, sekaligus membawa mereka naik ke posisi ketiga klasemen.

Melansir BBC, Spurs hanya terpaut lima poin dari rival sekota dan pemuncak klasemen, Arsenal. Sementara itu, Everton harus puas tertahan di peringkat ke-14, hanya unggul enam poin dari zona degradasi.(maq)