edisiana.com – Wonderkid Brasil, Endrick, tengah menghadapi masa sulit di Real Madrid. Sejak kedatangannya ke Santiago Bernabéu, pemain berusia 19 tahun itu kesulitan menunjukkan performa mengesankan di bawah asuhan Carlo Ancelotti.
Bahkan, ia belum sekalipun tampil dalam lima bulan terakhir dan gagal menarik perhatian pelatih baru, Xabi Alonso.
Situasi tersebut memicu spekulasi soal masa depan Endrick, dengan laporan yang menyebut Juventus sebagai salah satu klub yang tertarik merekrutnya.
Raksasa Serie A itu dikabarkan terus memantau perkembangan sang striker, bersaing dengan sejumlah klub besar dari Jerman, Spanyol, dan Italia lainnya yang juga menginginkan jasanya.
Kepindahan ke klub lain dianggap sebagai langkah yang bisa menguntungkan bagi Endrick, demi mendapat menit bermain yang lebih reguler dan ruang untuk berkembang.
Legenda Real Madrid, Guti, bahkan secara terbuka menyarankan sang pemain untuk mempertimbangkan opsi hengkang jika situasi tak kunjung berubah.
“Jika dia tidak mendapat kesempatan apa pun antara sekarang hingga Desember, saya pikir pilihan terbaiknya adalah pergi, sehingga dia dapat terus berkembang,” ujar Guti, dikutip dari Daily Mail pada hari ini.
“Apa yang bisa menentukan? Yah, kita tidak pernah tahu. Selalu ada cedera dan momen di mana pelatih bertaruh pada kita, tapi sepertinya itu bukan prioritasnya saat ini.”
Meski minim menit bermain, Endrick sejatinya memiliki catatan efisien. Dalam total 847 menit yang dimainkan bersama Madrid, ia telah mencetak tujuh gol—rata-rata 0,74 gol per 90 menit.
Statistik ini menunjukkan potensi besar yang masih bisa diasah, terutama jika mendapat waktu bermain yang konsisten.
Dengan jendela transfer musim dingin yang semakin dekat, masa depan Endrick dipastikan menjadi salah satu sorotan di bursa transfer. Apakah Madrid akan mempertahankannya, atau membiarkannya berkembang di tempat lain?(maq)









