edisiana.com – Timnas Italia belum mengamankan tiket langsung ke Piala Dunia 2026 dan hanya dipastikan melaju ke babak playoff kualifikasi. Situasi ini membuat tekanan semakin besar di pundak pelatih Gennaro Gattuso, yang menyadari betul besarnya ekspektasi publik terhadap Azzurri.
Dalam pernyataannya yang dikutip dari ESPN, Gattuso secara blak-blakan mengaku siap “mengasingkan diri” jika Italia kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
“Saya akan mengambil pujian jika saya berhasil mencapai tujuan, kalau tidak, saya akan pergi dan tinggal jauh dari Italia,” ujar Gattuso, Kamis, 16 Oktober 2025.
“Saya sudah agak jauh [dengan tinggal di Marbella, Spanyol], saya akan pergi lebih jauh lagi. Saya sadar akan konsekuensinya,” tambahnya.
Saat ini, Italia tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen Grup I, Norwegia. Gattuso dan pasukannya akan menghadapi laga krusial menghadapi Moldova pada 13 November, sebelum menjamu Norwegia tiga hari kemudian dalam pertandingan terakhir grup.
Meski berada dalam tekanan besar, Gattuso mengaku tetap merasa bangga memimpin timnas yang pernah empat kali juara dunia itu. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para petinggi federasi yang telah memberinya kepercayaan.
“Saya harus berterima kasih kepada Federasi, kepada presidennya Gabriele Gravina, dan juga Gianluigi Buffon selaku kepala delegasi. Saya tidak pernah menyangka akan memimpin tim yang mencetak 16 gol sejauh ini. Tapi semua pujian untuk para pemain. Saya justru merasa belum cukup berterima kasih kepada mereka,” pungkasnya.
Italia kini menghadapi tekanan besar untuk memastikan langkah ke putaran final Piala Dunia 2026 dan menghindari kegagalan menyakitkan yang telah dua kali mereka alami secara beruntun.(maq)











