edisiana.com – Pemain West Ham United, Edson Álvarez, menjadi pahlawan kemenangan tim nasional Meksiko setelah membawa negaranya mengalahkan Amerika Serikat 2-1 dalam final Piala Emas CONCACAF yang menegangkan di Stadion NRG, Houston, Minggu malam.
Pertandingan dimulai dengan cepat ketika Chris Richards membuka keunggulan bagi AS di menit ke-4 lewat sundulan brilian yang nyaris tidak melewati garis gawang. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan hingga mendekati akhir babak pertama, ketika Raúl Jiménez berhasil menyamakan kedudukan melalui penyelesaian klinis yang menaklukkan kiper AS, Matthew Freese.
Memasuki babak kedua, Meksiko tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang. Edson Álvarez akhirnya mencetak gol penentu kemenangan melalui situasi bola mati, menendang bola melewati Freese untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, namun setelah tinjauan VAR, wasit mengesahkan gol tersebut, yang langsung disambut sorakan meriah dari mayoritas pendukung Meksiko di stadion.
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tetap menggunakan susunan pemain yang sama seperti saat dua kemenangan sebelumnya di babak gugur melawan Kosta Rika dan Guatemala. Namun kali ini, taktik tersebut tidak cukup untuk menahan dominasi El Tri.
Dengan hasil ini, Meksiko sukses merebut gelar Piala Emas ke-10 mereka, mempertegas status mereka sebagai negara tersukses di turnamen ini.
Melansir ESPN, Amerika Serikat tetap berada di posisi kedua dengan tujuh gelar, sementara Kanada satu kali menjuarai turnamen tersebut. Laga final ini menjadi pertemuan kedelapan antara Meksiko dan AS di partai puncak Piala Emas.(maq)








