edisiana.com – Pep Guardiola masih punya alasan untuk membela diri usai musim mengecewakan bagi Manchester City. Meski gagal mempertahankan gelar Liga Primer dan tersingkir lebih awal di Liga Champions, ia menegaskan bahwa City tetap berada di jalur yang layak diapresiasi.
“Kami adalah salah satu dari tiga tim Inggris yang bisa bermain di Liga Champions musim depan dan berhasil meraih trofi,” kata Guardiola seperti dinukil dari BBC pada Senin, 19 Mei.
Trofi yang dimaksud adalah Community Shield, yang mereka menangkan pada Agustus lalu lewat adu penalti atas Manchester United. Namun sejak itu, musim City merosot drastis.
Mereka kehilangan dominasi domestik di Liga Primer yang telah mereka pegang selama empat musim terakhir dan kembali gagal menaklukkan Eropa.
Puncaknya terjadi pada final Piala FA di Wembley, saat City secara mengejutkan dikalahkan oleh Crystal Palace, membuat mereka menutup musim tanpa trofi utama untuk pertama kalinya sejak 2016–2017.
Guardiola tetap menyoroti pentingnya lolos ke Liga Champions sebagai pencapaian tersendiri:
“Kecuali Newcastle yang memenangkan Carabao Cup, Liverpool yang menjuarai Liga Primer, dan kami yang menang di Community Shield — tim lain tidak mendapatkan trofi,” ujarnya.
Ia juga menyebut potensi gelar dari Chelsea (di Liga Konferensi melawan Real Betis), serta harapan bagi Manchester United dan Tottenham di Liga Europa. Namun, Guardiola menekankan bahwa lolos ke Liga Champions tetap menjadi target vital:
“Kami bermain bagus di final Piala FA, meski tak cukup untuk menang. Sekarang kami punya dua laga tersisa dan butuh empat poin untuk mengamankan tempat di Liga Champions musim depan. Itu cukup — dan semua orang harus menyadari pentingnya hal ini,” tutup dia.(maq)











