Anak Pelatih Timnas Indonesia Picu Pertengkaran Bournemouth vs Palace

Kluivert (Jersey putih) memicu pertengkaran dua klub dengan menarik celana pemain Crystal Palace, Sarr. Foto: via Daily Mail

edisiana.com – Duel Crystal Palace di Selhurst Park – yang berakhir imbang tanpa gol. Namun berlangsung panas dan sengit. Yang membuat wasit Samuel Barrott mengeluarkan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah.

Chris Richards dari Palace secara kontroversial diusir keluar lapangan menjelang turun minum, karena ia menerima kartu kuning kedua.

Seperti dilansir Daily Mail, terjadi sebanyak 23 pelanggaran pertandingan tersebut. Meski Eagles kekurangan pemain pada babak kedua, tim asuhan Andoni Iraola tidak mampu mencetak gol dari 15 tembakan.

BACA JUGA:  Galatasaray Dihajar Bayern di Kandangnya Sendiri

Sementara Kluivert mendapat peringatan karena tekelnya pada bek Palace Daniel Munoz, yang menyebabkan dia beradu argumen dengan Sarr. Kemudian juga mendapat kartu kuning.

Anak pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert itu dengan nakal mencoba untuk terus bermain setelah melanggar Munoz. Namun Sarr tidak mau membiarkan hal itu terjadi. Dia berdiri di atas gelandang Cherries dan menghentikannya.

Kluivert membalas dengan menarik celana Sarr ke bawah, yang membuat para pemain Palace marah. Akibatnya, perkelahian antara pemain hingga wasit turun tangan dan meniup peluitnya.

Pengusiran Richards merupakan kartu merah ketiga bagi Palace dalam dua pertandingan terakhir mereka di Selhurst Park. Eddie Nketiah dan Marc Guehi dikeluarkan saat melawan Brighton dua minggu lalu.

BACA JUGA:  Al Nassr Lolos ke Babak 16 Liga Champions Asia

Tim asuhan Oliver Glasner kemudian memenangkan pertandingan itu dengan skor 2-1, menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Primer yang memenangkan pertandingan kandang setelah menerima dua kartu merah.

Namun laga itu, Eagles terpaksa berbagi poin dengan lawan mereka, yang mengalami kekalahan telak dalam perlombaan menuju Eropa.

Manajer Bournemouth Andoni Iraola menyesalkan penampilan timnya setelah mereka kehilangan dua poin penting.

BACA JUGA:  Watts Ngaku Nendang Kiper Arsenal

“Saya merasa kami tidak memanfaatkan pemain tambahan dengan baik. Permainan tidak banyak berubah antara babak pertama dan kedua,” ujar Iraola.(maq)