Mourinho Nakal, Tarik Hidung Manajer Galatasaray

Jose Mourinho menarik hidung Okan Buruk di lapangan. Foto: via MetroSports

Gara-gara Fenerbahce Tersingkir di Perempat Final Piala Turki

edisiana.com – Jose Mourinho nakal. Dia emosi, jarinya menarik hidung manajer  Galatasaray Okan Buruk selepas Fenerbahce menelan kekalahan di Piala Turki pada Kamis ini.

Dua gol dari Victor Osimhen memberi Galatasaray keunggulan dalam laga perempat final Piala Turki. Dan Sebastian Szymanski membalaskan satu gol untuk Fenerbahce menjelang turun minum.

Galatasaray mampu bertahan untuk meraih kemenangan 2-1 atas rival berat mereka. Lantas, ketegangan memuncak menjelang peluit akhir pertandingan.

Mert Hakan Yandas dikeluarkan dari lapangan untuk Fenerbahce, sementara Kerem Demirbay dan Baris Alper Yilmaz menerima kartu merah untuk tim tamu.

BACA JUGA:  Anak Usia 13 Tahun Masuk dì Tim Senior Inggris

Asisten pelatih Fenerbahce Salvatore Foti juga diusir keluar lapangan. Kemudian Mourinho memicu insiden lain setelah peluit akhir pertandingan dibunyikan.

Mantan pelatih Chelsea itu mencubit hidung Buruk yang tengah berjalan menuju lapangan.

Buruk terjatuh sementara Mourinho ditarik menjauh dari situasi tersebut oleh Cihan Mert Cengiz, seorang anggota staf pelatih kebugaran Fenerbahce.

Mourinho kemudian diberi kartu merah karena bentrokannya dengan Buruk, yang berarti ia tidak dapat menghadiri konferensi pers pasca-pertandingan Fenerbahce.

“Tidak terjadi apa-apa antara saya dan dia. Ketika saya hendak memberi selamat kepada wasit, dia pergi, dan ketika saya melanjutkan, dia mencubit hidung saya dari belakang,” jelas Okan seperti dilansir MetroSports.

BACA JUGA:  12 Manajer Dipecat Musim Ini, Moyes dan Klopp Menyusul?

“Itu hanya goresan kecil. Itu bukan hal yang bagus atau elegan. Kami selalu ingin tetap bertahan dalam permainan. Saya tidak akan melebih-lebihkan ini,” tambahnya.

Fenerbahce, klub asuhan Mourinho saat ini berada di posisi kedua di Liga Super Turki, enam poin di belakang Galatasaray.

Akan tetapi, tim Mourinho memiliki satu pertandingan tersisa dari para pesaing gelar.

Tersingkirnya dari Piala Turki merupakan pukulan lain bagi harapan Mourinho untuk memenangkan trofi di musim pertamanya di Fenerbahce. Sebab timnya tersingkir dari Liga Europa oleh Rangers bulan lalu.(maq)