Forest Dihajar Bournemouth 5-0, Anak Pelatih Timnas Indonesia Cetak Gol Lagi

Justin Kluivert, anak Patrick Kluivert meluapkan kegembiraannya selesai mencetak gol ke-11. Foto: via BBC

edisiana.com – Bournemouth memberikan catatan bagus musim ini.  Tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan Premier League secara beruntun.

Yang mengejutkan mereka membantai tamunya Nottingham Forest lima gol tanpa balas di Vitality Stadium pada Sabtu malam, 25 Januari.

Sejak dipegang Andoni Iraola, Bournemouth memang beda. Pasukannya mulai berani memainkan permainan menyerang yang sebelum lebih jenderung  bertahan dan mengandalkan serangan balik.

Sejak itu, Mereka tampil baik. Dan lawan mulai takut. Pekan kemari The Cherries bangkit setelah meraih kemenangan menakjubkan 4-1 di Newcastle United.

BACA JUGA:  Barcelona Menang, Lewandowski Cetak Dua Gol

Dan Forest menjadi tim kejutan di liga saat mereka naik ke posisi ketiga di klasemen. Bournemouth-lah yang melanjutkan rangkaian performa cemerlang di bawah manajer Andoni Iraola.

Dipimpin oleh hat-trick Dango Ouattara, dengan penampilan berkualitas tertinggi untuk menghancurkan barisan belakang Forest yang biasanya lemah.

Gol liga ke-11 Justin Kluivert, anak pelatih timnas Indonesia musim ini dan gol keduanya di kandang sendiri, memberi Bournemouth keunggulan pada menit kesembilan.

Ia memanfaatkan empat pemain bertahan Forest yang berdiri di dekatnya untuk mengalahkan kiper Matz Sels dari jarak 25 yard.

BACA JUGA:  Kutukan Cristiano Ronaldo di Arab Saudi: Lagi-lagi Gagal Angkat Trofi

Harapan Forest untuk pulih pupus di awal babak kedua. Bournemouth mencapai performa terbaiknya, Ouattara menyundul umpan silang Kluivert pada menit ke-55 kemudian mencetak gol ketiga enam menit kemudian.

Saat Forest terpuruk akibat serangan Bournemouth, Sels yang biasa diandalkan gagal melakukan tembakan Marcus Tavernier untuk memberi Ouattara gol ketiganya.

Lantas  Antoine Semenyo menyelesaikan solo run untuk gol kelima di masa tambahan waktu.

Laporan BBC, para fans Bournemouth bernyanyi keras dan panjang laga tentang tur Eropa.  Mereka menggunakan gaya tersebut untuk mempermalukan tim Forest yang telah dibicarakan sebagai pesaing dalam perburuan gelar.(maq)