edisiana.com – Manajer Barcelona Hansi Flick mengkritik keputusan wasit yang menganulir gol Robert Lewandowski. Karena itu bukan offside.
Lewandowski mencetak gol membuka skor di Anoeta pada menit ke-14. Tapi oleh teknologi offside semi-otomatis (SAOT), yang diperkenalkan di Spanyol pada awal musim, memutuskan bahwa jari kaki sang penyerang berada sedikit di depan kaki bek La Real Nayef Aguerd .
Tuan rumah akhirnya memenangi pertandingan melalui gol Sheraldo Becker. Dan sekaligus mengakhiri tujuh kemenangan beruntun Barça di semua kompetisi.
“Itu keputusan yang salah, jelas. Saya melihat gambarnya. Jelas, jelas, tetapi kami harus menerimanya,” ucap Flick dikutip dari ESPN pada Senin ini.
“Itu bukan salah wasit. Pada akhirnya, kita semua manusia, kita bisa melakukan kesalahan, dan hari ini adalah kesalahan besar,” imbuh dia.
SAOT tidak digunakan secara universal di seluruh Eropa. Serie A Italia adalah liga utama pertama yang menerapkannya dan ada keinginan untuk memperkenalkannya di Liga Premier. Namun peluncurannya di Inggris telah ditunda karena pengujian masih berlangsung.
Flick sempat bertekad soal gol Lewandowski yang gagal, dan menyampaikan pendapatnya kepada wasit di babak pertama. Kendati ia mengecilkan anggapan bahwa ia telah menunjukkan kemarahan dalam diskusi tersebut.
“Tidak terlalu marah. Saya hanya berkata kepadanya ‘Itu gol, itu keputusan yang salah, itu bukan offside,” jelas Flick.
“Tapi itu bukan salahnya. Kita harus menerimanya. Sampai saat itu, dengan skor 1-0 untuk kita, pertandingan akan berbeda. Tapi pada akhirnya, itu berbeda dan itu bukan hari kita,” tuturnya.(maq)











