PSG Harus Bayar Sisa Gaji Mbappe Sebesar Rp939 M

Mbappé saat diperkenalkan dengan pendukung fan Real Madrid. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Paris Saint-Germain  dijatuhkan hukuman oleh komisi hukum Liga Prancis. Klub raksasa Paris itu harus membayar Kylian Mbappé sebesar €55 juta ($61 juta) atau setara Rp939 miliar.

Hal itu menjadi hak Mbppe dalam bentuk gaji yang belum dibayarkan. Keputusan itu dikeluarkan Kamis kemarin, setelah  Mbappe menolak tawaran mediasi oleh komisi dalam perselisihannya dengan mantan klubnya.

Pejabat PSG dan perwakilan Mbappé bertemu di Paris sehari sebelumnya. Mbappé meminta komisi untuk turun tangan dalam menyelesaikan perselisihan dengan mantan klubnya.

Sedangkan PSG tidak bermaksud membayar dan mengumumkan akan mengambil tindakan hukum lebih lanjut.

PSG berargumen bahwa mereka tidak berutang uang kepada pemain Madrid itu. Sebab berdasarkan perjanjian saat Mbappé absen menjelang musim 2023-24 — menyusul keputusannya untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan klub.

BACA JUGA:  Duel El Clasico di Final Copa Del Rey

Dan Mbappe diduga menetapkan bahwa ia akan melepaskan bonus atas integrasinya kembali ke dalam tim.

“Sesuai hukum dan fakta, pemain tersebut telah membuat komitmen publik dan pribadi yang jelas dan berulang yang harus dihormati, setelah diberikan manfaat yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh klub selama tujuh tahun di Paris,” kata PSG seperti dilansir ESPN pada hari ini.

“Dan klub berharap agar hal ini ditegakkan di forum yang tepat, jika pemain tersebut ingin melanjutkan masalah yang merusak reputasi ini lebih jauh, pada waktunya,” tambah klub.

Hubungan Mbappé dengan PSG berakhir di tengah ketegangan yang mendalam selama musim terakhirnya di klub tersebut.

PSG merasa dikecewakan oleh Mbappé setelah menawarinya kontrak paling menguntungkan dalam sejarah klub ketika ia menandatangani kontrak baru pada tahun 2022.

BACA JUGA:  Upaya Banding Liverpool Berhasil, FA Cabut Kartu Merah Mac Allistar

Namun Mbappé merasa frustrasi karena merasa janji untuk merekrut pemain kunci tidak ditepati. Saat menandatangani kontrak baru, ia diarak di depan para penggemar sambil mengangkat kaus bertuliskan tahun 2025.

Mbappé dikabarkan kesal dengan hal ini karena kontraknya berlaku hingga tahun 2024 dengan opsi perpanjangan satu musim.

Mbappé mengejutkan PSG pada Juni tahun lalu dengan memberi tahu klub bahwa ia tidak akan mengambil opsi perpanjangan satu tahun.

Dengan kontraknya yang hampir memasuki tahun terakhir, PSG harus menjual Mbappé agar tidak kehilangannya secara cuma-cuma saat kontraknya berakhir.

Kariernya di PSG bisa saja berakhir pada musim panas 2023 di tengah ketegangan transfer. Setelah memberi tahu klub bahwa ia tidak akan memperpanjang kontraknya selama satu tahun lagi

BACA JUGA:  Kopenhagen Kalah Tipis Menjamu Chelsea

Mbappé tidak ikut tur pramusim ke Jepang dan Korea Selatan dan terpaksa berlatih dengan pemain-pemain cadangan.

PSG mengatakan lebih baik menjualnya daripada membiarkan pemain itu pergi secara gratis pada 2024, tetapi ia menolak tawaran €300 juta ke tim Liga Saudi Al Hilal.(maq)