edisiana.com – Prancis bermain imbang 1-1 dengan Polandia di Kejuaraan Eropa pada hari Selasa malam. Sementara Belanda kalah 2-3 melawan Austria.
Menurut manajer Prancis, Didier Deschamps masih ada masalah yang dihadapi Kylian Mbappé saat mengenakan masker untuk melindungi hidungnya.
Deschamps menambahkan menjelang pertandingan bahwa penglihatan tepi Mbappé terbatas karena masker. Tapi ada masalah lain juga di hari yang panas di Dortmund.
“Terlepas dari semua yang telah dia lalui, seminggu setelah serangan itu, semuanya menjadi rumit.Saya pikir dia cukup baik dalam menggunakan masker. Dia perlu membiasakan diri,” ujar pelatih Prancis Didier Deschamps dikutip dari ESPN pada hari ini.
“Tetapi ketika dia berkeringat, keringat itu menempel di matanya dan dia perlu menyeka matanya,” imbuhnya.
Meski begitu, Deschamps senang dengan penampilan Mbappé bermain penuh – pertama sebagai striker tengah dan kemudian sebagai sayap kiri.
“Dia lapar untuk bermain dan pertandingan ini akan memberikan hasil yang baik baginya. Terutama mengingat apa yang akan kami lakukan selanjutnya,” tutur Deschamps.
Gol Mbappe tidak cukup untuk meraih kemenangan, dan itu tidak cukup untuk menyelesaikan masalah Prancis yang semakin meningkat di Euro 2024.
Mbappé melepas masker pelindungnya untuk merayakannya di depan pendukung timnya setelah mengonversi penalti pada menit ke-56.
Namun Robert Lewandowski mengamankan hasil imbang 1-1 untuk Polandia melalui tendangan penalti pada menit ke-79 yang harus ia lakukan dua kali.
Mereka meninggalkan Prancis sebagai runner-up di bawah Austria di Grup D dan membuat mereka berada di paruh pengundian yang sama dengan Portugal.
Cristiano Ronaldo, tuan rumah Jerman dan Spanyol merupakan tiga negara kelas berat di benua ini.
Sementara itu Austria mengalahkan Belanda 3-2 dalam laga yang dimainkan di waktu bersamaan. Hasil tersebut juga membuat Prancis belum mencetak gol open-play di Euro 2024.
Setelah mengalahkan Austria 1-0 melalui gol bunuh diri dan kemudian bermain imbang 0-0 dengan Belanda. Saat Mbappé absen setelah hidungnya patah saat melawan Austria.
“Saya akan lebih khawatir jika tidak ada peluang, tapi jelas masih ada sedikit ruang untuk perbaikan,” kata Deschamps.
“Mungkin ada tim lain yang memberikan sesuatu yang sedikit berbeda, namun faktanya kami belum mencetak gol membatasi performa kami. Kami berada di sini di tempat yang kami inginkan,” terangnya.
Meski begitu, Deschamps mengaku berharap mereka bisa menemukan kembali performa mencetak gol impresif yang mereka tunjukkan di kualifikasi.
“Kami perlu mencetak lebih banyak gol, kami harus lebih klinis, dan saya mengincar hal itu,” kata Deschamps.
“Kami bisa berkembang, tapi itu saja. Kami perlu memukul mereka di tempat yang menyakitkan, tetapi kami selalu memiliki rata-rata gol yang cukup mengesankan, untuk tiga pertandingan ini, kami belum cukup mencapainya,” tutup dia.(maq)










