edisiana.com – Belanda memiliki catatan kurang bagus di ajang kejuaraan besar. Sampai saat ini belum pernah memenangkan pertandingan sistem gugur Euro selama 20 tahun.
Ribuan pendukung Oranje yang keluar dari Olympiastadion Berlin dengan putus asa. Mereka barus saja menyaksikan kekalahan tim kesayangan 3-2 dari Austria dan tidak memiliki banyak harapan untuk memecahkan rekor tersebut di Jerman.
Melansir ESPN, tim besutan Ronald Koeman memang sudah menjamin satu tempat di babak 16 besar sebelum kickoff. Jadi bisa dibilang hasil tersebut tidak berarti apa-apa. Kecuali menang.
Padahal laga ini juga merupakan kesempatan untuk finis di puncak Grup D dan membuat segalanya lebih mudah ketika babak sistem gugur dimulai.
Sebaliknya, mereka finis ketiga untuk mempersiapkan pertemuan potensial dengan Inggris pada akhir pekan. Kemenangan KO Euro mungkin harus menunggu empat tahun lagi.
Sementara itu, merupakan pujian terbesar bagi Austria karena tidak ada seorang pun yang mau menghadapi mereka di sisa turnamen ini.
Kemenangan Austria atas Belanda yang sepenuhnya layak didapat dan tidak seketat yang diperkirakan skornya meraih posisi teratas di grup berkat hasil imbang Prancis dengan Polandia. Mereka mengukuhkan tempat mereka sebagai tim yang ingin dihindari semua orang.
Ralf Rangnick telah membawa tim ke titik terendah setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Mantan manajer Manchester United ini mengubah mereka menjadi mesin yang penuh energi dan agresif.(maq)











