edisiana.com – Spanyol mengalahkan Kroasia 3-0 tanpa memakai tiki-taka di Euro 2024 di Stadion Olimpiade di Berlin pada Sabtu, 15 Juni.
Spanyol hanya menguasai 47 persen penguasaan bola saat melawan Kroasia. Dan ini menandakan perubahan dalam gaya penguasaan bola Spanyol yang selama ini dipakai.
Pelatih De la Fuente melakukan perubahan setelah munculnya pemain sayap Nico Williams dan Lamine Yamal.
Yamal, yang menjadi pemain termuda yang pernah bermain di Euro pada usia 16 tahun 338 hari melawan Kroasia, menjadi aktor gol ketiga Carvajal melalui umpan silang brilian.
Ruiz sebelumnya memberikan umpan pembuka untuk Morata sebelum mencetak gol kedua setelah mengalahkan dua bek Kroasia di tepi kotak.
“Saya sangat puas, namun semua pujian ditujukan kepada para pemain. Mereka membaca permainan dengan baik dan mengendalikan berbagai fase dengan luar biasa,” ucap De la Fuente dinukil dari ESPN pada hari ini.
De la Fuente mengecilkan cedera yang dialami Morata dan gelandang Manchester City Rodri. Keduanya akan fit untuk pertandingan kedua Grup B hari Kamis mendatang melawan Italia di Gelsenkirchen.
“Morata mendapat pukulan di betisnya, dan Rodri hanya kelelahan. Dia telah memberikan banyak hal (dalam permainan) dan meminta perubahan. Kami ingin mengatur para pemain sebanyak yang kami bisa,” jelasnya.
Setelah Italia, Spanyol menutup fase grup melawan Albania di Dusseldorf pada 24 Juni.(maq)











