edisiana.com – “Orang pertama yang seharusnya mencetak gol malam ini adalah saya. Itulah hidup dan kami harus terus maju, saya dan tim.”
Demikian kata Kylian Mbappe dalam jumpa pers seperti dilansir ESPN sesuai Paris Saint-Germain kalah 0-1 dari tamunya Borussia Dortmund.
Selama ini kala klubnya menang Mbappe selalu dapat pujian. Tapi saat mereka kalah pada saat seperti hari ini dia juga disalahkan.
Dalam pertandingan sebenarnya tuan rumah jauh lebih unggul. Dengan hampir 70 persen penguasaan bola dan 30 tembakan di leg kedua semifinal Champions.
Peluang juara Ligue 1 itu membentur tiang gawang sebanyak empat kali dan pulang dengan tangan kosong. Namun Mbappé mengatakan PSG bukannya tidak beruntung, mereka hanya tidak cukup bagus.
“Saya tidak tahu apakah mereka lebih baik dari kami. Kami tidak perlu merendahkan mereka,” kata Mbappé.
“Menurut pendapat saya, mereka lebih unggul di dua kotak penalti. Mereka datang satu atau dua kali ke kotak kami dan mencetak gol. Kami sering menyerang di kotak penalti mereka dan kami tidak pernah berhasil mencetak gol. Itu faktanya,” tambahhya menerangkan.
“Saya tidak suka berbicara tentang ketidakberuntungan. Ketika Anda bagus, bolanya tidak membentur tiang, tapi masuk. Hari ini, kami tidak cukup bagus, kamilah yang menyerang,” paparnya lagi.
Dortmund mencetak gol di awal babak kedua melalui Mats Hummels dan berhasil menjaga Mbappé, yang bermain di tengah dan bukan di sayap kiri, dengan baik.
Ini bisa menjadi pertandingan Liga Champions terakhir Mbappé bersama PSG, karena pemenang Piala Dunia itu diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim.
Namun Mbappé tidak menjawab saat ditanya kabar kepindahannya ke Real Madrid musim panas ini.(maq)











