Bola  

Adu Taktik Manajer Hebat

Manajer Pep Guardiola meluapkan emosi kepada Foden yang mencetak gol menakjubkan. Foto: via Daylimail

edisiana.com – Pertandingan antara Real Madrid melawan Manchester City jadi ajang perhatian dunia. Sebab menyajikan adu taktik dari dua manajer hebat.

Pertemuan kedua tim adalah yang ketiga berturut-turut di babak sistem gugur Liga Champions. Madrid menyingkirkan City di semifinal 2022, sementara City mendapatkan yang terbaik dari Madrid di babak yang sama tahun lalu.

Kedua tim kemudian memenangkan gelar setelah menyingkirkan rival mereka. Laga ini juga menandai pertandingan ke-200 manajer Madrid Carlo Ancelotti sebagai pelatih di Liga Champions.

BACA JUGA:  Prediksi Poin: Wolves Vs City

Pelatih asal Italia berusia 64 tahun itu memiliki penampilan terbanyak sebagai pelatih di turnamen Eropa, serta gelar terbanyak (empat) dan kemenangan (114).

Sedangkan manajer City Pep Guardiola memasuki pertandingan di Stadion Santiago Bernabeu dengan kemenangan Liga Champions terbanyak kedua sebagai pelatih, dengan 109 kemenangan dalam 168 penampilan.

Leg kedua akan dimainkan di The Etihad pada 17 April, dengan mempertaruhkan satu tempat ke semifinal.

“Saya lebih suka memainkan leg kedua di kandang daripada di Bernabeu, dengan pengalaman masa lalu,” kata Guardiola seperti dilansir ESPN pada Rabu, 10 April.

BACA JUGA:  Jamie Vardy: “Usia Hanyalah Angka”

“Apakah City favorit melawan raja kompetisi ini? Tidak, yang difavoritkan adalah mereka yang bermain terbaik, tapi fans kami pasti akan membantu kami,” tambahnya menegaskan.

Guardiola tidak memasukkan playmaker Kevin De Bruyne dari starting lineup. Pemain asal Belgia itu merasa mual di ruang ganti sebelum pertandingan.

“Ketika kami tiba di sini di ruang ganti, dia mulai muntah-muntah ketika kami tiba dan dia merasa tidak enak bermain,” kata Guardiola.(maq)