PSG Makin Jauh Meninggalkan Nice di Klasemen

Mbappe saat mencetak gol untuk Paris Saint Germain. Foto: Getty via BBC

edisiana.com – Paris St Germain terbang tinggi. Klub Paris ini semakin kokoh di tahta klasemen Ligue 1 selepas menang tandang 2-0 atas RC Lens pada Senin dinihari ini.

Saat ini tim besutan Luis Enrique meraih 43 poin dan unggul dengan tim peringkat kedua Nice menjadi delapan poin. Lens berada di urutan kedelapan dengan 26 poin.

“Kontrol adalah salah satu kunci pertandingan. Kami berada di stadion yang sulit melawan tim yang rumit. Memainkan pertandingan seperti itu adalah cara terbaik untuk maju,” kata pelatih PSG asal Spanyol itu kepada wartawan.

PSG memimpin pertandingan melalui pergerakan tim yang bagus. Yang mana Mbappe memberi umpan kepada Barcola untuk menyelesaikannya dengan mudah di dalam kotak penalti di menit ke-30.

Lalu tuan rumah mendapat pukulan lebih lanjut sebelum turun minum. Saat Jonathan Gradit menerima kartu merah karena melanggar Barcola saat ia berhasil mencetak gol.

Sedangkan Lens sempat menyia-nyiakan peluang emas untuk memimpin di awal babak pertama. Przemyslaw Frankowski gagal mengeksekusi tendangan penalti dengan menembakkan bola lurus ke arah kiper Gianluigi Donnarumma.

Tendangan penalti diberikan atas pelanggaran yang dilakukan Danilo  terhadap penyerang Lens Elye Wahi.

Mbappe lantas memastikan kemenangan pada menit ke-89. Dia mencetak gol dari serangan balik dan umpan tepat dari Ousmane Dembele  untuk menambah jumlah golnya menjadi 19 gol liga musim ini.

Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di liga menjadi 13 pertandingan. Dan PSG selanjutnya akan bermain di US Orleans pada Sabtu di babak 32 besar Piala Prancis. 

“Saya puas dengan keseluruhan pertandingan. Babak pertama sangat bagus dan saya juga menyukai babak kedua. Kami ingin lebih banyak kegilaan, tapi saya ingin kontrol. Pada akhirnya skor menjadi 2-0. Kami belum pernah menang di Lens selama ini sepuluh tahun,” terang pelatih PSG, Luiz Enrique dikutip dari ESPN.

Pemain PSG, Barcola mengatakan, timnya menunjukkan intensitas yang tinggi pada babak pertama. Kemudian mencetak gol.

“Saya semakin mendapat kepercayaan diri dari pelatih dan rekan satu tim saya, jadi mau tidak mau saya merasa semakin nyaman,” ujarnya.(maq)