edisiana.com – Federasi sepak bola negara itu (DFB) mengumumkan, Hansi Flick dipecat sebagai pelatih kepala Jerman satu hari setelah kekalahan 4-1 dari Jepang.
Kekalahan itu memperdalam kesuraman di sekitar skuad menjelang menjadi tuan rumah Kejuaraan Eropa tahun depan.
DFB mengatakan direktur Rudi Völler akan menjadi salah satu dari tiga pelatih yang mengambil alih tugas bersama pada pertandingan berikutnya. Yakni laga persahabatan melawan Prancis pada Rabu dinihari mendatang di Dortmund.
Jerman belum pernah memenangkan satu dari lima pertandingan terakhir mereka dan tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia tahun lalu.
Flick mengatakan setelah kekalahan dari Jepang bahwa dia ingin tetap menjadi pelatih dan hanya dia adalah orang yang tepat untuk pekerjaan itu.
Pengumuman pada hari Minggu itu muncul beberapa jam setelah dia memimpin tim dalam sesi latihan publik yang dihadiri oleh para penggemar.
Flick memenangkan Liga Champions bersama Bayern Munich pada tahun 2020 dan mengambil pekerjaan di Jerman pada tahun berikutnya. Dia memulai dengan memenangkan delapan pertandingan pertamanya — tanpa menghadapi tim top Eropa mana pun — namun hanya meraih empat kemenangan dari 17 pertandingan sejak itu.
Kapten Jerman Ilkay Gündogan mendukung Flick untuk tetap bertahan setelah pertandingan Jepang. Tapi dia mengatakan tim tersebut sangat kurang kohesi.
“Banyak pemain kami, mereka berada dalam pertarungan mental dengan diri mereka sendiri. Tidak ada rasa percaya diri, tidak ada pemahaman mengenai waktu, untuk mengambil keputusan yang tepat di lapangan,” kata Gündogan seperti dilansir ESPN pada hari ini.
Staf pelatih sementara menghadapi tugas berat melawan Prancis, yang telah memenangkan kelima pertandingan kualifikasi Euro 2024 tanpa kebobolan satu gol pun sejak kalah di final Piala Dunia di Qatar.
Kemungkinan pengganti permanennya adalah Julian Nagelsmann. Dia adalah penerus Flick di Bayern sampai klub tersebut menggantikannya dengan Thomas Tuchel pada bulan Maret.
Setelah pertandingan Prancis, Jerman selanjutnya beraksi pada 14 Oktober melawan Amerika Serikat , dan Meksiko empat hari kemudian.
“Sekarang, kami yang bertanggung jawab, harus bertindak agar dapat memainkan peran tuan rumah yang menuntut dan ambisius di Euro tahun depan yang kami harapkan dapat dimainkan. Itulah yang diharapkan oleh para penggemar Jerman dari kami,” kata Völler.
Voller merupakan pelatih tim nasional dari tahun 2000 hingga 2004. “Hal yang paling mendesak adalah mendatangkan pelatih tim nasional yang dalam waktu singkat dapat mengarahkan dan mempersiapkan tim kami untuk turnamen besar Euro tahun depan,” tegasnya.
“Kami mengharapkan dari mereka, seperti halnya seluruh negara, dorongan positif. Seorang pelatih yang dapat mengangkat level kami ke tingkat yang kami tahu dan harapkan,” pungkasnya.(maq)
Gara-gara Jepang, Pelatih Jerman Dipecat










