edisiana.com – Real Madrid mulai mencari calon pengganti Carlo Ancelotti yang akan pindah ke Brasil. Los Blancos telah melirik empat nama dalam bidikannya. Siapakah dia?
Mereka semua adalah mantan pemain Madrid. Dan satu calon telah melatih klub dua kali dan membawa mereka ke tiga kesuksesan Liga Champions.
Bila dia bukan orang yang akan mengambil alih pada tahun 2024, maka ada Xabi Alonso, Raul Gonzalez dan Alvaro Arbeloa adalah pewaris tahta Carlo lainnya.
Daylimail menjelaskan Zidane ingin kembali ke menjalani karir pelatih dan masih berhubungan dengan presiden Madrid Florentino Perez. Dia menyukai gagasan untuk mengambil alih tim nasional Prancis, tetapi untuk saat ini itu bukan pilihan baginya.
Secara umum, sepak bola klub kurang menarik minatnya. Dia tidak memiliki keinginan untuk melatih di Inggris dan kesetiaannya kepada Marseille selalu menghalangi dia dan pekerjaan Paris Saint-Germain.
Italia, terutama Juventus, adalah suatu kemungkinan, tetapi Madrid mewakili peluang yang lebih baik untuk melanjutkan rekor trofi yang luar biasa.
Zidane sudah melatih Vinicius dan Rodrygo dan mendesak klub untuk mengontrak Aurelien Tchouameni. Jude Bellingham menyebut dia sebagai pahlawannya dan mengambil baju nomor limanya.
Ketika Real Madrid memenangkan Liga Champions pada tahun 2022 Bellingham berada di kotak pribadi di Paris bersama Zidane.
“Saya akan mendengarkannya jika dia membiarkan saya” Ngakunya pada presentasinya di Madrid.
Eduardo Camavinga juga menyebutkan pengaruh besar yang dimiliki Zidane sebagai pemain muda. “Zidane adalah idola saya – dia semua adalah idola kami! Saya biasa melakukan ‘rolet’ terkenal yang pernah saya lihat di video Youtube keterampilan Zidane,” ujar Camavinga.
Dan Kylian Mbappe mungkin lebih berpeluang untuk datang jika pahlawannya adalah sang pelatih. Madrid mencari seorang manajer untuk bekerja dengan skuad muda yang membutuhkan tata kelola ‘gaya Ancelotti’ tingkat tertentu. Zidane bisa memberikan itu.
Alonso berada di urutan berikutnya. Gaya pragmatisnya cocok dengan Madrid yang sebelumnya dengan pemain muda di tim B Real Sociedad menunjukkan dia akan cocok dengan skuad muda. 
Dia bukan apa-apa jika tidak lihai, seperti yang dia tunjukkan menjelang akhir musim lalu ketika dia membungkam semua pembicaraan tentang dia pindah dengan setuju untuk bertahan di Leverkusen musim mendatang.
Jika dia melihat Real Madrid dari Bayer Leverkusen sebagai lompatan yang terlalu besar maka Madrid mungkin harus melihat ke dalam, pada dua kandidat terakhir, Raul dan Arbeloa.
Keduanya melakukannya dengan baik musim lalu. Arbeloa memenangkan liga dengan Under 18 dan Raul hampir membuat ‘Castilla’ (tim kedua Madrid) promosi ke divisi dua Spanyol.
Mereka bermain imbang di final play-off 3-3 meski sempat memimpin 0-2 dan 2-3 tetapi rival mereka naik karena memiliki posisi liga yang lebih baik di akhir musim.
Ini kedua kalinya Raul membawa Castilla ke babak play-off tanpa mendapatkan promosi.(maq)
Calon Pengganti Ancelotti, Antara Zidane, Alonso, Raul dan Arbeloa









