edisiana.com – Banyak alasan Manchester City mempertahankan Ilkay Gundugan. Di antaranya karena pemain 32 tahun merealisasikan cetak biru strategi Pep Guardiola.
Gundugan dipilih sebagai kapten musim panas ini setelah kepergian Fernandinho. Dia tunjuk lantaran kepemimpinannya didasarkan pada contoh bagi semua rekan satu tim.
Dia sangat memperhatikan detail dalam segala hal mulai dari pola makan hingga pola tidurnya. Pemain asal Jerman ini juga hanya makan daging kukus dan mencoba menghindari karbohidrat.
Bahkan memantau ukuran porsinya dan menghilangkan gula sama sekali. Sebelum tidur, dia memiliki kebiasaan menunggu dan memastikan cahaya ponselnya di layar hilang hingga tidak memengaruhi tidurnya.
Menurut ESPN di awal karirnya, Gundogan mengalami serangkaian cedera dan pada satu titik di akhir tahun 2013. Dia diberitahu oleh dokter bahwa dia harus pensiun karena masalah tulang belakang.
Namun dia akhirnya bisa menjaga dirinya telah menjalani rata-rata bermain 48 klub setahun sejak awal 2017. Dan musim ini, dia membuat lebih dari 60 penampilan untuk gabungan City dan timnas Jerman.
Dia akan berusia 33 tahun pada bulan Oktober nanti, tetapi klub mana pun yang tertarik untuk mengontraknya musim panas ini akan tahu bahwa mereka cenderung mendapatkan nilai uang.
Bukan hanya kehadirannya di lapangan yang membuatnya begitu didambakan. Gundogan menanggap Guardiola, merupakan bos City sebagai teman sekaligus tetangga.
Dia juga pesepakbola yang lebih bijaksana, secara teratur memposting di LinkedIn daripada platform media sosial lainnya.
Sebagai pemimpin ruang ganti, Gundogan bertindak sebagai perantara antara tim dan staf pelatih, termasuk ketika bek Joao Cancelo tidak senang setelah kembali dari Piala Dunia.
Di lapangan, Gundoganlah yang memastikan cetak biru Guardiola menjadi nyata dan dia akan sering mendapat pesan dari pinggir lapangan untuk disampaikan ke orang lain.
Mesin kemenangan Guardiola membutuhkan Gundogan dan dia telah melakukan semua yang dia bisa untuk membujuknya untuk tetap tinggal. “Dia tahu apa yang saya pikirkan,” jawab Guardiola saat ditanya masa depan Gundugan setelah final Piala FA.
Meski memenangkan treble, City dan Guardiola akan menghabiskan jendela transfer untuk mencoba meningkatkan skuad dengan harapan mereka bisa melakukannya lagi musim depan.
Namun jika mereka meyakinkannya untuk tetap tinggal, Gundogan masih bisa menjadi rekrutan musim panas mereka.(maq)
Inilah Alasan Pep Guardiola Mempertahankan Gundugan











