edisiana.com – Xavi Hernandez minta dirinya jangan dibanding-bandingkan dengan Pep Guardiola. Karena pelatih Manchester City tidak membantu untuk karir manajerialnya.
Xavi telah membawa Barca meraih gelar LaLiga pertama sejak 2019 di musim penuh pertamanya sebagai pelatih di Spotify Camp Nou. Dia terkadang harus menangkis kritik terhadap cara timnya bermain.
Barca mencatatkan kemenangan 1-0 dalam 11 kesempatan di LaLiga musim ini sambil mempertahankan rekor liga yang menyamai 26 clean sheet.
Namun ada permintaan bagi mereka untuk lebih menggairahkan dalam serangan seperti Guardiola menjabat pelatih Barca.

“Sosok Guardiola membebani saya sebagai pelatih. Menurut saya tidak adil [terus-menerus membuat perbandingan]. Itu juga terjadi pada saya ketika saya masih menjadi pemain. Setiap orang harus membalik halaman,” kata Xavi dilansir ESPN pada hari ini.
Xavi menambahkan dia tidak merasa ada dukungan universal untuk apa yang telah dia capai di klub.
Dan hanya merasa dihargai secara internal, dengan kontrak baru hingga 2026 diharapkan akan segera disetujui.
“Saya tahu klub akan berusaha semaksimal mungkin dan tidak akan ada masalah. Saya akan memperbarui kontrak dan semoga saya bisa terus di sini selama bertahun-tahun,” terangnya.(maq)










