edisiana.com – Manchester City berhasil mengunci permainan Real Madrid. Dengan mematikan Vinicius dan Rodrygo serta menguasai lini tengah.
Kunci pasnya pada Kyler Walker. Yang dengan baik menjaga Vinicius untuk tidak berkembang dalam permainannya.
Melansir Daylimail, pekan lalu di Bernabeu, Walker mengungkapkan bahwa Vinicius telah mencoba memalukannya. Dengan mencuri geraknya dan akhirnya Vinicius mencetak gol.
Namun pada leg kedua Vini seakan mati kutu. Dia ditempel ketat Walker sepanjang 90 menit. Bahkan pada menit ke-20, Vinicius sudah mencapai tingkat frustrasi yang membara.
Vinicius melambai tangannya dengan panik ke empat bek Madrid, mendesak mereka untuk mencoba menekan lawan mereka lebih jauh di lapangan.
Beberapa saat kemudian, Vinicius berusaha untuk mengontrol lemparan ke dalam tepat di area pertahanannya sendiri. Tapi, mungkin terganggu oleh rasa kesalnya sendiri, bola yang dikuasainya berhasil diambil pemain City.
Apalagi ketika Walker dan Kevin De Bruyne untuk membuka ruang untuk Bernardo Silva untuk mencuri dan mencetak gol pembuka. Rasa frustasi makin bertambah.
Dalam laga ini City begitu dominan sehingga tidak memberikan Madrid untuk mencetak gol dì Etihad. City terus menekan untuk menambah keunggulan dengan gol kedua.
Namu pada gol itu, Walker memilih untuk tidak ikut merayakannya di bendera sudut. Dia berdiri dengan gembira menghadap para pendukung di tribun di sisi lapangannya.
Apalagi setelah dua yang tercipta oleh Ikanji dan Alvarez membuat Vini dan rekannya terdiam. Bahkan bos Carlo Ancelotti sempat garuk-garuk kepala. (maq)
Walker Buat Vinicius Mati Kutu










