edisiana.com – Liverpool kembali membuka asa masuk ke Liga Champions setelah menang di kandang Leicester City 3-0. Sementara tuan rumah makin terbenam di degradasi.
Pada laga Selasa dinihari ini, Leicester menyambut bek Jony Evans kembali ke lineup awal untuk pertama kalinya sejak Oktober. Tapi pemenang Liga Premier tiga kali bersama Manchester United tidak dapat menanamkan disiplin pertahanan yang dibutuhkan timnya.
Setelah pembukaan yang lamban, Jones memecah kebuntuan pada menit ke-33 dengan penyelesaian pertama yang luar biasa. Setelah menerima umpan silang Salah yang melewati pertahanan Leicester.
Gelandang berusia 22 tahun itu memasukkan bola ke gawang lagi tiga menit kemudian. Dan sekali lagi Salah yang mengaturnya, dengan Jones mengambil sentuhan pada giliran sebelum mengobrak-abrik tim tuan rumah.
Penonton tuan rumah melakukan yang terbaik untuk mengembalikan tim mereka ke permainan Barnes hampir tujuh menit memasuki babak kedua. Namun Alisson melakukan penyelamatan luar biasa untuk menahan bola.
Alexander-Arnold kemudian memadamkan harapan untuk bangkit kembali dengan gol ketiga yang brilian. Tendangan bebas diteruskan oleh Salah pada menit ke-71, dan dia melakukan penyelesaian apik untuk menenangkan pendukung tuan rumah untuk selamanya.
Salah seharusnya menambah gol keempat pada menit ke-79 ketika Gakpo memasukkannya. Sayang pemain asal Mesir itu secara mengejutkan melepaskan tembakannya melebar.
Liverpool mengantongi kemenangan liga ketujuh berturut-turut. Dan Leicester hanya meraih dua poin dari empat pertandingan terakhir mereka.
Liverpool berada di urutan kelima dalam klasemen dengan 65 poin setelah 36 pertandingan. Hanya beda satu poin di belakang Manchester United di posisi empat.
Leicester berada di urutan ke-19 dengan 30 poin, tertinggal dua poin dari Everton di posisi ke-17 dengan dua pertandingan tersisa.
Yakni melawan Newcastle yang lagi onfire dan kemudian West Ham yang hampir tidak mungkin bagi juara 2016 untuk mempertahankan status Liga Premier.(maq)
Kalah dari Liverpool, Leicester Hampir Tidak Mungkin Bertahan di Liga Inggris











