edisiana.com – Alexander-Arnold menghadapi tantangan tak terduga setelah resmi bergabung dengan Real Madrid. Bek kanan asal Inggris itu tidak bisa mengenakan nomor punggung ikoniknya, 66, karena terbentur aturan LaLiga. Sementara itu, sebagian besar nomor jersey lainnya di skuad utama sudah digunakan oleh pemain lain.
Alexander-Arnold merupakan rekrutan anyar Los Blancos yang didatangkan dari Liverpool. Real Madrid membayar kompensasi sebesar 10 juta euro untuk membebaskannya lebih awal, meski kontraknya di Anfield baru berakhir pada 30 Juni. Ia pun dipastikan memenuhi syarat untuk tampil di Piala Dunia Antarklub.
Namun, kedatangan pemain berusia 26 tahun itu ke Santiago Bernabéu disertai dengan kendala administratif. Nomor 66 yang telah menjadi ciri khasnya sejak di tim muda Liverpool tak bisa digunakan di Spanyol.
Melansir Mundo Deportivo, hal ini karena regulasi LaLiga yang hanya memperbolehkan pemain tim utama mengenakan nomor punggung 1 hingga 25. Bahkan, posisi penjaga gawang dibatasi hanya bisa memakai nomor 1 dan 13, sebagaimana tercantum dalam Pasal 239 Federasi Sepak Bola Spanyol.
Dengan demikian, Alexander-Arnold harus memilih nomor punggung baru untuk musim perdananya bersama Real Madrid. Sepanjang kariernya di tim muda Liverpool, ia sempat mengenakan beberapa nomor selain 66, seperti 2, 15, 17, dan 18.
Sayangnya, nomor 2 telah menjadi milik Dani Carvajal, sementara nomor 15 digunakan oleh Arda Güler, dan nomor 17 dipakai oleh Lucas Vázquez. Adapun nomor 18, yang sebelumnya dimiliki Jesús Vallejo, kemungkinan akan tersedia karena sang pemain tidak akan melanjutkan kiprahnya di Madrid.
Dengan tidak diklaimnya nomor 17 dan 18 oleh pemain yang akan bertahan musim depan, Alexander-Arnold berpeluang mengenakan salah satu dari keduanya saat menjalani musim debutnya bersama Real Madrid.(maq)











