edisiana.com – Cristiano Ronaldo kembali menulis bab baru dalam kisah keabadiannya. Al Nassr menyikat Al Kholood tiga gol tanpa balas pada Jumat malam di Stadion King Abdullah Sport City, Buraydah dalam laga pekan ke-18 Liga Pro Saudi. Dan seperti biasa, nama Ronaldo ada di papan skor.
Al Nassr tampil dominan sejak menit pertama. Penguasaan bola mutlak, tekanan tanpa henti. Namun gol baru pecah di babak kedua—saat mesin Ronaldo mulai dipanaskan.
Baru dua menit paruh kedua berjalan, kombinasi Portugal berbicara. João Félix mengirimkan umpan matang dari sisi kiri kotak penalti.
Dari tengah, Cristiano Ronaldo muncul tanpa pengawalan dan dengan dingin menaklukkan kiper Argentina, Juan Pablo Cozzani.
Gol ke 961 sepanjang kariernya. Angka yang semakin mendekatkan CR7 ke mimpi besarnya: 1.000 gol.
Enam menit berselang, Al Nassr kembali menggigit. Bek tangguh asal Prancis, Mohamed Simakan, memanfaatkan situasi bola mati untuk menggandakan keunggulan. Skor 2-0, stadion bergemuruh, laga praktis terkunci.
Petaka bagi Al Kholood datang pada menit ke-27 babak kedua. Gelandang mereka, Hatan Bahbri, menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan.
Bermain dengan 10 orang, misi mereka berubah menjadi sekadar bertahan dari badai.
Dan badai itu akhirnya menutup malam. Menit ke-87, Kingsley Coman menuntaskan kemenangan Al Nassr lewat titik putih. Tiga gol. Nol balasan. Pernyataan keras.
Menurut ESPN, ini bukan kali pertama Al Nassr menundukkan Al Kholood musim ini. Pada pertemuan sebelumnya, 14 September 2025 di Al-Awwal Park, Al Nassr juga menang 2-0 lewat gol Iñigo Martínez dan Sadio Mané.
Di klasemen, Al Nassr kini bertengger di posisi ketiga dengan 40 poin, hanya terpaut enam angka dari Al Hilal di puncak. Dengan satu laga di tangan, peluang masih terbuka lebar.
Musim ini panjang—34 pertandingan—dan dengan Ronaldo yang terus mencetak sejarah, tak ada yang mustahil.
CR7 belum selesai. Al Nassr pun belum menyerah.(maq)










