edisiana.com – Virgil Van Dijk tengah menghadapi tuntutan hukuman tambahan dari FA Inggris. Karena FA berupaya keras untuk menekan pelanggaran terhadap ofisial pertandingan.
Kapten baru Liverpool itu dikeluarkan dari lapangan pada babak pertama di St James’ Park karena menggagalkan peluang mencetak gol Alexander Isak.
Van Dijk menjalani larangan satu pertandingan karena kartu merahnya. Namun keputusan itu membuatnya berang. Dengan bereaksi kepada wasit John Brooks saat dia meninggalkan lapangan.
“Van Dijk didakwa melanggar Peraturan FA E3 ayat 1 dalam pertandingan melawan Newcastle pada 17 Agustus,” ujar FA dalam pernyataan seperti dilansir MetroSports pada hari ini.
“Diduga bek tersebut bertindak dengan cara yang tidak pantas dan/atau menggunakan kata-kata kasar dan/atau menghina terhadap ofisial pertandingan setelah dikeluarkan dari lapangan pada menit ke-29,” tambahnya.
Dalam pernyataannya, Virgil van Dijk memiliki waktu hingga Jumat, 1 September untuk memberikan tanggapan atas tuduhan ini.
Sementara itu, mantan pejabat Liga Premier Mark Halsey yakin Van Dijk pantas mendapat larangan lebih lama atas perilakunya.
“Tindakan kasar Van Dijk di St James’ Park juga berdampak pada dunia sepakbola yang lebih luas,” tulis Halsey.
“Van Dijk menolak menerima keputusan tersebut dan membutuhkan total dua menit 28 detik untuk turun ke terowongan sejak dia dikeluarkan,” imbuhnya menjelaskan.
Van Dijk berhak menerima larangan satu pertandingan karena kartu merah. Tapi akan mendapat tambahan skorsing untuknya.
“Tentu saja, ini akan tergantung pada laporan resmi Brooks, tetapi bahasa kasar dan menghina yang digunakan oleh pemimpin baru The Reds bisa jadi layak mendapatkan kartu merah lagi dan mengakibatkan larangan bermain tambahan sebanyak tiga pertandingan,” terangnya.
‘Itu akan membuat Van Dijk absen total dalam empat pertandingan – hukuman yang pantas untuk perilaku buruknya,” tutup Halsey.(maq)
Van Dijk Beri Waktu Dua Hari untuk Membela Diri









