edisiana.com — Liverpool diperkirakan akan mengikuti jejak klub-klub seperti Chelsea dan duo Manchester, yang dikenal jor-joran dalam belanja pemain. Menjelang musim 2025/2026, The Reds diperkirakan akan menghabiskan dana transfer hingga lebih dari £400 juta.
Langkah ini menandai perubahan signifikan dalam pendekatan transfer Liverpool, yang secara historis dikenal lebih konservatif dibandingkan dengan rival-rival Liga Primer seperti Manchester City, Chelsea, dan Manchester United.
Salah satu target utama mereka musim panas ini adalah striker Newcastle United, Alexander Isak, yang kemungkinan besar akan ditebus dengan biaya sekitar £150 juta. Jika transfer ini terjadi, maka total pengeluaran Liverpool sejak akhir musim lalu akan melampaui angka £400 juta.
Menurut laporan ESPN, jendela transfer kali ini telah diidentifikasi oleh manajemen Liverpool sebagai momen penting untuk membangun skuad masa depan, dengan target membentuk fondasi tim untuk lima tahun ke depan. Isak dianggap sebagai bagian kunci dari proyek tersebut.
Dengan Mohamed Salah yang kini telah berusia 33 tahun dan baru saja menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun, Liverpool menyadari kebutuhan untuk mempersiapkan regenerasi lini serang.
Perekrutan Isak disebut-sebut sebagai langkah strategis untuk memastikan transisi mulus dari era trisula legendaris Salah–Sadio Mané–Roberto Firmino ke generasi baru.
Dalam jendela transfer yang sama, Liverpool juga dikabarkan mengincar Florian Wirtz dan Hugo Ekitike. Jika ketiganya berhasil direkrut, biaya gabungan diperkirakan mencapai sekitar £350 juta—dan akan membentuk lini depan masa depan klub.
Dengan strategi ini, Liverpool tampaknya tidak hanya ingin bersaing dalam jangka pendek, tetapi juga menyiapkan pondasi kuat untuk kembali mendominasi kompetisi domestik maupun Eropa dalam lima tahun ke depan.(maq)











