Guardiola: Klub-Klub Lain Iri Sama City Karena Tak Ikut Piala Dunia Antarklub

Haaland dkk berlatih untuk menghadapi Wydad di Piala Dunia Antarklub. Foto: via BBC

edisiana.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan bahwa sejumlah klub lain merasa iri sama City karena tidak ambil bagian dalam Piala Dunia Antarklub edisi perdana dalam format barunya.

City dijadwalkan menghadapi klub asal Arab Saudi, Al Hilal, pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 08.00 WIB di Orlando, Amerika Serikat. Laga tersebut akan menentukan siapa yang melaju ke babak perempat final.

Guardiola dan skuad City telah berada di Amerika Serikat selama lebih dari dua minggu. Jika mereka berhasil melaju hingga final yang akan digelar di New York pada 13 Juli, mereka berpotensi menghabiskan total hampir sebulan di luar Inggris — hanya beberapa minggu sebelum musim Liga Primer 2025/2026 dimulai pada 15 Agustus.

BACA JUGA:  City Masih Kejar Tiga Nama Masuk Radar Guardiola

“Setelah ini, mari kita lihat apa yang terjadi,” ujar Guardiola dinukil dari ESPN pada hari ini.

“Kami akan memanfaatkan waktu istirahat yang diberikan oleh Premier League, lalu kita lihat bagaimana dampaknya,” imbuhnya.

Guardiola mengakui bahwa turnamen ini masih menjadi eksperimen besar bagi semua pihak yang terlibat.

“Mungkin pada bulan November, Desember, atau Januari nanti ini semua akan terasa seperti bencana — kami kelelahan dan Piala Dunia ini menghancurkan kami. Saya tidak tahu. Ini pertama kalinya dalam hidup kami mengalami situasi seperti ini,” katanya.

BACA JUGA:  Arsenal Aktif di Bursa Transfer, Eberechi Eze Jadi Target Terbaru

Meski demikian, Guardiola menyebut secara mental para pemainnya pernah menjalani situasi serupa, seperti saat tampil di Piala Dunia atau turnamen besar bersama tim nasional.

“Terkadang, Anda memang butuh istirahat secara mental. Tapi setelah itu, Anda bisa pulih, dan kita akan lihat saat musim dimulai kembali.”

Piala Dunia Antarklub versi baru ini memang menuai pro dan kontra. Salah satu kritik paling vokal datang dari mantan pelatih Liverpool, Jürgen Klopp, yang pernah menyebut turnamen ini sebagai “kompetisi yang tidak ada gunanya.”

Namun, Guardiola menilai keikutsertaan Manchester City sebagai sebuah kehormatan — dan menyindir bahwa tidak semua klub bisa menikmati pengalaman ini.

BACA JUGA:  Dewa United Unggul 3-0 atas PSBS Biak di Babak Pertama, Lilipaly Cetak Gol Spektakuler

“Banyak klub lain iri karena mereka tidak ada di sini,” pungkasnya.(maq)