Madrid Tidak Anggap Enteng Bayern Munchen

Bellingham mencatat sejarah di Madrid dengan mengamankan gelar LaLiga di musim pertamanya. Sekaligus penentu kemenangan melawan Barcelona. Foto: via ESPN

edisiana.com – Carlo Ancelotti menegaskan Real Madrid tidak akan menganggap enteng Bayern Munich di semifinal Liga Champions. Karena Bavarian tetap berbahaya kendati tidak berhasil mempertahankan gelar Bundesliga.

Pertandingan leg pertama di Allianz Arena pada pada Rabu dinihari nanti. Dan tuan rumah Munchen bisa mencuri poin penuh Agara membuka harapan di leg kedua.

Bayern telah melepaskan gelar  Bundesliga  untuk pertama kalinya sejak 2012.  Kampanye mengecewakan mereka menjadi salah satu faktor dalam keputusan mereka untuk berpisah dengan pelatih Thomas Tuchel di akhir musim.

BACA JUGA:  Pemilik Newcastle Beri Lampu Hijau, Klubnya Dijual 300 Miliar Poundsterling

Real Madrid difavoritkan untuk melaju ke final Liga Champions di Wembley, namun Ancelotti telah memperingatkan timnya agar tidak berpuas diri.

“Kami bersiap menghadapi tim besar dengan banyak kualitas. Mereka belum memainkan musim yang fantastis di Bundesliga tapi mereka bermain sangat baik di dua pertandingan melawan Arsenal . Ini menunjukkan kualitas klub ini,” kata Ancelotti seperti dinukil dari ESPN pada hari ini

“Mereka kuat dalam transisi, mereka bisa bermain dengan cara berbeda dan sangat berbahaya. Kami perlu fokus dan membawa diri kami ke final, itulah tujuan kami,” tambahnya menegaskan.

BACA JUGA:  Arsenal Lahirkan The Next Kaka

Pada konferensi persnya sendiri pada hari Senin, Tuchel mengatakan Bayern tidak akan memiliki peluang jika hasil imbang bergantung pada pengalaman kedua manajer.

Ancelotti telah memenangkan Liga Champions empat kali dan memimpin lebih banyak pertandingan di kompetisi tersebut dibandingkan pelatih lainnya. Tapi pelatih asal Italia itu dengan cepat menyebut Tuchel sebagai pelatih jenius.

“Thomas Tuchel adalah pelatih hebat, terutama dalam hal taktik. Seorang jenius. Timnya selalu terlatih dengan baik dan saya sangat menghormatinya,” ujarnya.(maq)