edisiana.com – Aston Villa menutup fase liga Europa dengan kemenangan penuh emosi. Tim asuhan Unai Emery menaklukkan Red Bull Salzburg 3-2 dan memastikan finis di posisi kedua, meski malam diwarnai kabar buruk: Ollie Watkins harus ditarik keluar akibat cedera.
Villa memulai laga dengan tempo tinggi. Momen yang ditunggu akhirnya tiba ketika Harvey Elliott kembali merumput setelah hampir empat bulan absen. Hanya butuh 30 detik baginya untuk hampir mencetak gol.
Namun Alexander Schlager tampil heroik—menyelamatkan bola dengan tumitnya sebelum menepis peluang berikutnya. Salzburg selamat, lalu perlahan mulai mengambil alih kendali.
Tekanan tim tamu memaksa Emi Martinez bekerja keras. Kiper Argentina itu mencatat penyelamatan ganda untuk menggagalkan peluang Soumaila Diabate dan Konate, namun pertahanan Villa akhirnya runtuh.
Kesalahan fatal terjadi ketika Tyrone Mings kehilangan bola dari Edmund Baidoo. Konate sempat menyia-nyiakan peluang dengan gawang terbuka.
Namun bola akhirnya berbelok masuk lewat sentuhan Victor Lindelöf, membuat Villa tertinggal.
Awal babak kedua menjadi mimpi buruk.
Baru empat menit berjalan, pemain pengganti Yeo mencetak gol kedua Salzburg dan membuat situasi kian genting.
Villa menolak menyerah. Morgan Rogers memperkecil kedudukan setelah satu jam laga, tepat ketika Sota Kitano nyaris membawa Salzburg unggul 3-0. Stadion kembali hidup.
Tak lama berselang, Mings menebus kesalahannya—sundulan kerasnya di menit ke-74 menyamakan skor dan mengubah arah pertandingan.
Drama mencapai puncaknya di menit ke-87. Pemain pengganti Jimoh-Aloba muncul sebagai pahlawan tak terduga, melepaskan tembakan akurat dari jarak 15 yard yang bersarang di gawang Salzburg. Gol kemenangan. Ledakan emosi.
Menukil BBC, Aston Villa menang 3-2, finis kedua, dan melaju dengan kepala tegak. Namun di balik euforia, cedera Watkins menjadi catatan serius—sebuah harga mahal dari malam Eropa yang penuh gejolak.(maq)










