edisiana.com – Piala Afrika kembali menghadirkan salah satu gambar paling mengkhawatirkan dari turnamen sejauh ini. Sebuah insiden yang, untungnya, tidak berujung tragedi, namun sempat membuat stadion menahan napas.
Dalam laga antara Guinea Khatulistiwa dan Sudan, perhatian publik tak tertuju pada permainan atau gol, melainkan pada sosok Monged El Neel.
Kiper Sudan itu tiba-tiba pingsan di lapangan beberapa menit sebelum turun minum, saat bola berada jauh dari area pertahanannya.
Kepanikan pun tak terelakkan. Staf medis langsung berlari memasuki lapangan, dan pertandingan segera dihentikan. El Neel tampak linglung, meski tidak sampai kehilangan kesadaran, sebelum akhirnya mendapat perawatan intensif di atas rumput.
Laga terhenti selama beberapa menit. Tim medis melakukan berbagai pemeriksaan, termasuk pengecekan kadar gula darah, demi memastikan kondisi sang penjaga gawang benar-benar stabil.
Melansir MD, akhirnya, kabar baik datang. Monged El Neel berangsur pulih, membasuh kepalanya dengan air, dan dengan tekad kuat kembali berdiri di bawah mistar gawang untuk melanjutkan pertandingan.
Insiden tersebut berakhir sebagai sekadar ketakutan besar, tanpa konsekuensi lebih serius.
Sebuah pengingat bahwa di balik intensitas sepak bola, kesehatan pemain tetap menjadi prioritas utama.(maq)











