Drama Panas di Selhurst Park
edisiana.com – Manchester United tiba di hari Minggu dengan satu kata tertulis tebal di dahi mereka: menang. Tapi Ruben Amorim justru harus menatap laga ini dengan kepala pusing — dua penembak jitu yang selama ini menjadi mesin gol, Cunha dan Sesko, kembali tersingkir karena cedera.
Setan Merah memang terlihat seperti tim yang kembali menemukan nafasnya dalam beberapa pekan terakhir.
Dan, sampai Everton menghancurkan mereka tanpa ampun. Luka itu masih segar, dan kini mereka harus bertandang ke Selhurst Park — stadion yang sudah lebih dari enam tahun tak mereka taklukkan. Bukan sekadar kutukan, melainkan momok yang terus menghantui.
Dan Palace? Mereka masih tersenyum lebar mengingat pertemuan terakhir: menang 2-0 di Old Trafford, kemenangan yang mengirim pesan tegas. Pelatih Oliver Glasner pun mengakui bahwa United saat ini berbeda, tetapi bukan tanpa alasan.
“Tim mereka telah berubah, terutama lini serangan mereka,” ujar pelatih asal Austria itu, yang sadar bahwa United versi terbaru ini jauh lebih berbahaya berkat wajah-wajah baru di depan.
Namun semua pujian itu kembali teredam ketika Amorim memastikan bahwa Cunha dan Sesko tetap tak bisa tampil. Kehilangan ganda yang membuat skenario kemenangan terasa semakin berat.
Di kubu Palace, kabar jauh lebih cerah. Glasner menegaskan tak ada cedera serius yang mengganggu persiapan timnya. Pergantian Marc Guehi pada laga Liga Konferensi kontra Strasbourg, katanya, sudah direncanakan sejak awal.
“Borna Sosa akan absen lagi, tapi Will Hughes tidak terlalu buruk. Kami berharap dia bisa kembali ke skuad. Yang lainnya baik-baik saja,” jelas Glasner dengan nada optimis dinukil dari MetroSports pada Sabtu ini.
Jadi inilah panggungnya: United datang dengan ambisi, Palace menyambut dengan kepercayaan diri, dan Selhurst Park bersiap menjadi saksi apakah kutukan enam tahun itu akhirnya patah… atau justru makin dalam.(maq)










