Atletico Tancap Gas, Menang dengan Noda Kartu Merah

Pemain Atletico Madrid selebrasi usai mencetak gol. Foto: Getty via ESPN

edisiana.com – Atletico Madrid mulai tancap gas di LaLiga musim. Dengan menang dua kali berturut-turut. Yang terakhir mereka menang 2-0 atas Osasuna yang dinodai kartu merah.

Tim besutan Diego Simeone ini didukung penuh oleh para penggemarnya di Stadion El Sadar pada laga, Jumat dinihari tadi. Fan memborong jatah tiket menontonnya.

Sementara Osasuna memulai dengan baik dan hampir mencetak gol melalui tendangan dari tepi kotak penalti oleh Lucas Torró yang masih melebar.

Namun, Atletico membalas pada pertandingan berikutnya melalui Griezmann, yang dengan cepat bereaksi terhadap bola pantul. Pemain Prancis menyikat bola setelah kiper Osasuna Aitor Fernández gagal menahan umpan silang Samuel Lino.

Griezmann melepaskan tembakan jarak dekat ke gawang. Meski pun kebobolan, Osasuna tetap menjadi tim dominan dan hampir mencetak gol pada menit ke-37. Saat pemain sayap kiri Johan Mojica melewati dua pemain bertahan sebelum melepaskan tembakan keras ke tiang dekat.

Tuan rumah menciptakan beberapa peluang, dengan kiper Atletico Jan Oblak melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan tendangan jarak dekat Torro pada menit ke-66.

Ketegangan memuncak setelah manajer Osasuna Jagoba Arrasate mendapat kartu merah karena berdebat dengan wasit ketika gol David Garcia dianulir pada menit ke-75.

Atletico mencetak gol melalui serangan balik cepat yang dipimpin bek sayap Samuel Lino. Pemain Brasil itu memberikan umpan luar biasa kepada pemain pengganti Riquelme, yang menaklukkan kiper Fernandez dan memasukkan bola ke gawang yang kosong.

Empat menit kemudian, pemain Atletico Álvaro Morata dan pemain Osasuna Chimy Ávila juga dikeluarkan dari lapangan menyusul bentrokan tersebut.

“Setiap kali kami bermain di sini adalah situasi yang kompleks. Rasanya pertandingan tidak akan pernah berakhir,” kata manajer Atletico Diego Simeone dinukil dari ESPN.

“Kami akhirnya menang dengan lebih nyaman daripada yang seharusnya berkat serangan balik, tapi menurut saya skornya tidak mencerminkan apa yang sebenarnya terjadi,” tambahnya.(maq)

BACA JUGA:  Pendukung Newcastle Ditikam Preman Milan