edisiana.com – Xabi Alonso sukses mengangkat Leverkusen dari lembah degradasi pada musim lalu. Dan musim ini menuju empat besar dì Bundesliga.
Leverkusen secara mengejutkan merekrut Alonso pada akhir tahun lalu. Saat itu masih minim pengalaman kepelatihan lantaran baru gantung sepatu.
Leverkusen saat itu tengah berjudi. Memilih pelatih tidak punya pengalaman untuk menggantikan Gerardo Seoane. Sementara skuad Pabrik ini berada di urutan kedua terbawah Bundesliga.
Seperti dilansir Daylimail, mantan gelandang Liverpool ini belum pernah menjadi manajer papan atas di negara mana pun.
Tapi dia memulai pekerjaannya dengan mengejutkan. Timnya menang 4-0 atas Schalke di pertandingan pertamanya. Dan bisa menyelamatkan klubnya dari degradasi.
Sekarang Alonso memenangkan empat pertandingan liga berturut-turut setelah Piala Dunia. Pasukan Alonso telah naik ke posisi kesembilan. Yang memiliki aspirasi yang tulus untuk finis di zona Eropa.
Ini merupakan perubahan haluan yang mengesankan, dan yang membuat Alonso layak mendapat pujian besar.
Pelatih berusia 41 tahun itu mengubah nasib Leverkusen, membawa mereka dari penantang degradasi ke tim yang sedang dalam performa terbaik di divisi teratas Jerman.
Sementara duetnya lini tengah Alonso di Liverpool, Steven Gerrard, menemukan kesulitan dalam pekerjaan pertamanya di Liga Premier.
Dia dipecat setelah kurang dari setahun bertugas. Sedangkan Frank Lampard juga dipecat kendati sempat menyelamatkan timnya tetap di Liga Inggris.(maq)











