edisiana.com – PSV Eindhoven menang di menit akhir dengan skor 3-2 dengan Shakhtar Donetsk dalam pertandingan luar biasa di Liga Champions.
Danylo Sikan memberi tim tamu keunggulan pada menit kedelapan ketika ia meneruskan umpan silang mendatar Yukhym Konoplya.
Shakhtar menggandakan keunggulan mereka sebelum jeda. Melalui Konoplya memberi umpan kepada Oleksandr, yang melepaskan tendangan melengkung melewati kiper PSV Walter Benitez.
Tim tamu dikurangi menjadi 10 pemain pada menit ke-69 ketika Pedrinho langsung mendapat kartu merah karena melakukan tekel berbahaya terhadap Johan Bakayoko.
Dan pengusiran tersebut memicu kebangkitan dramatis. Gelandang Malik Tillman mencetak gol pada menit ke-87 dan kemudian menyamakan kedudukan melalui tendangan menakjubkan tiga menit kemudian.
Lima menit tambahan dan, dengan waktu kurang dari 30 detik hingga peluit panjang berbunyi, pemain pengganti Ricardo Pepi mencetak gol ketiga PSV untuk melengkapi kebangkitan mereka.
Itu berarti PSV menjadi tim pertama yang memenangkan pertandingan Liga Champions meski tertinggal dua gol pada menit ke-86.
Melansir BBC, hasil ini juga memperpanjang rekor tak terkalahkan juara Belanda itu di kandang sendiri menjadi 47 pertandingan.
Mereka terakhir kali kalah di Philips Stadion pada November 2022, yakni 1-0 dari AZ Alkmaar asuhan Ruud van Nistelrooy.(maq)










