Kisah Legenda Bola Maradona (Bagian-1): Anak Tukang Batu yang Tidur Sama Bola

1382

Bola, edisiana.com – Diego Armando Maradona telah meninggal dunia beberapa hari lalu. Namun namanya tetap harum. Lantaran legenda bola ini sangat fenomenal semasa hidupnya. Selain bakat yang luar biasa, ia juga membuat heboh pada Piala dunia tahun 1986. Dengan gol tangannya. Hingga ia dikenang sepanjang masa. Bagaimanakah kisah Maradona kala kecil dan keluarganya? Berikut ceritanya.

Tepat 30 Oktober 2020 lalu, Maradona pas berusia 60 tahun. Dia lahir di Villa Fiorita Buenos Aries, Argentina. Nama orang tuanya, Don Diego dan Dalma Salvadora Franco.

BACA JUGA:  Rice Mau Pilih Mana? Ke City Jadi Cadangan, dì Arsenal Jadi Bintang

Maradona merupakan anak kelima dari delapan saudara. Yakni tiga laki-laki dan lima perempuan. Mereka adalah, Ana, Rita, Elsa, Maria Rosa, Diego Maradona, Raul, Hugo, dan Claudia.

Keluarga Maradona bukan dari kalangan orang kaya. Tapi keluarga miskin. Lantaran bapaknya hanyalah seorang tukang batu. Tinggalnya pun di kawasan Kumuh di Florentina.

Don Diego sempat melarang Maradona bermain bola, lantaran tidak punya uang untuk menyokolahinya. Pertama kali tahu bola saat diberikan hadiah dari sepupunya Beto Zarate. Bola itu selalu dibawa hingga disimpan di balik baju saat tidur.

BACA JUGA:  Pochettino: Mungkin Saja PSG Merekrut Messi

Kelakuan Diego kecil itu membuat jengkel ibunya. Sangking marahnya, Dalma kadang merampas bola tersebut kala mau diajak belajar. Dalma berharap anaknya bisa menjadi akuntan profesional. Tapi dia punya pilihan lain. Yakni pemain bola.

Pada usia 9 tahun Maradona sudah suka bola. Ia bermain di klub kampung dengan nama Bawang Kecil. Bersama The Little Balls ini, dia memenangi 140 pertandingan. Akhirnya ia naik pangkat. Singkatnya dia bergabung ke klub Argentinos Junior. Maradona juga bermain di tim Argentinos U-18. Pada usia 16 tahun baru bergabung ke skuad utama.

BACA JUGA:  Bocah 16 Tahun Selamatkan Barcelona

Penampilan yang mengagumkan di Argentinos itu membuat Maradona ditarik oleh Boca Junior lima tahun kemudian. Di klub ternama Argentina ini, Maradona menunjukkan kemahiran membawa bola dengan melewati banyak lawannya yang tinggi. Penampilan menggiring bola itu membuat decak kagum penonton. Hingga ia diwawancarai media. Anak Don Diego menjadi dikenal klub lain. Di luar Argentina.(maq/bersambung)

BAGIKAN