edisiana.com – Raul Gonzalez resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Real Madrid Castilla, hanya beberapa hari setelah klub menunjuk Xabi Alonso sebagai pengganti Carlo Ancelotti untuk musim mendatang. Keputusan ini dikabarkan dipicu oleh kekecewaan Raul karena kembali diabaikan untuk posisi pelatih tim utama.
Kepergian Raul menandai akhir dari perjalanan tujuh tahun yang penuh dedikasi di lingkungan tim junior Real Madrid. Ia memulai karier kepelatihannya pada 2018 bersama Cadete B (U-15), dan perlahan naik hingga memimpin Castilla, tim Real Madrid B.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua karyawan lembaga ini dan kepada semua orang yang menjadi bagian dari Real Madrid, karena mereka semua telah menunjukkan dukungan dan kasih sayang kepada saya,” kata Raul dalam pernyataan perpisahannya seperti dikutip dari Daily Mail pada Rabu ini.
“Mereka telah membantu saya menjalankan salah satu peran terindah dalam olahraga ini: berbagi pengalaman dan pengetahuan saya dengan para pemain muda, menyaksikan mereka tumbuh sebagai manusia dan sebagai atlet,” tambahnya.
Menurut laporan dari AS, keputusan Raul dipengaruhi oleh rasa frustrasi mendalam setelah dua kali dilewatkan untuk posisi manajer tim utama—pertama pada 2021 saat Zinedine Zidane hengkang, dan kini dengan penunjukan Xabi Alonso.
Raul meninggalkan Castilla setelah membawa tim menjalani musim 2024-25 yang solid, dengan hanya delapan kekalahan dalam 38 pertandingan liga.
Sebagai penggantinya, Alvaro Arbeloa—yang saat ini menangani tim Juvenil A—disebut akan naik kelas untuk memimpin Castilla musim depan.(maq)











