edisiana.com – Manchester City menunjukkan dominasi mereka dengan kemenangan 2-0 atas Nottingham Forest dalam semifinal Piala FA yang dramatis. Forest tampil penuh semangat, namun nasib kurang berpihak—tiga peluang emas mereka hanya membentur tiang gawang, menambah pahit kegagalan lolos ke final.
City memanfaatkan momentum dan pengalaman mereka, tampil solid sejak awal laga. Mereka bertekad menutup musim yang tidak sesuai ekspektasi dengan sebuah gelar, yang akan menjadi trofi Piala FA kedelapan dalam sejarah klub.
City memegang kendali sejak peluit pertama dibunyikan pada siang hari yang hangat di Wembley, London Ahad siang waktu setempat.
Dengan pendukung mereka yang kalah jumlah di tribun, para pemain City membungkam Forest setelah hanya berselang dua menit.
Mateo Kovacic yang tampil mengesankan mengoper bola kepada Rico Lewis di tepi kotak penalti dan pemain berusia 20 tahun itu melepaskan tembakan akurat ke sudut bawah gawang.
Forest mengalami kesulitan untuk beradaptasi di babak pertama dan City mendapatkan lebih banyak peluang – Omar Marmoush bertukar umpan dengan Jack Grealish sebelum melepaskan tembakan melambung.
Sedangkan Nico O’Reilly melepaskan tembakan melebar setelah menunjukkan gerak kaki apik dalam proses terjadinya gol.
Pasukan Nuno Espirito Santo seharusnya menyamakan kedudukan beberapa detik setelah babak kedua dimulai.
Callum Hudson-Odoi mengirim umpan melintasi kotak penalti, tetapi Anthony Elanga, yang berulang tahun ke-23, melepaskan tembakan pertama yang melebar dari tiang gawang dari jarak delapan yard.
City membuat mantan pemain sayap Manchester United membayar mahal atas kegagalan itu karena enam menit memasuki babak kedua.
The Sky Blue menggandakan keunggulan melalui bek tengah Josko Gvardiol melompat tinggi untuk menyundul bola hasil tendangan sudut Omar Marmoush.
Forest mencoba bangkit dan tiga kali membentur tiang gawang. Tendangan voli Morgan Gibbs-White membentur mistar gawang, sebelum membentur tiang gawang dari sudut sempit setelah melewati kiper Stefan Ortega.
Pemain pengganti Taiwo Awoniyi juga melepaskan tembakan yang membentur tiang gawang dan setelah Ortega menepis sundulan Nicolas Dominguez dari peluang lainnya.
Forest tahu bahwa hari itu tidak akan menjadi hari mereka karena City membukukan pertandingan tandang di Wembley.
Melansir BBC, tim asuhan Pep Guardiola Kini menyiapkan pertandingan puncak di Wembley pada 17 Mei melawan Crystal Palace.
Sementara pada saat yang sama mereka melepaskan trofi Liga Primer yang telah digenggam selama empat tahun setelah Liverpool mengalahkan Tottenham Hotspur untuk menjadi juara pada hari Minggu kemarin.(maq)










