edisiana.com – Xavi Hernández menegaskan dia akan mengundurkan diri pada akhir musim setelah kekalahan telak 3-5 dari Villarreal di Stadion Olimpiade pada dinihari tadi.
Tekanan meningkat pada pelatih Barcelona itu sepanjang Januari dengan serangkaian hasil mengecewakan. Termasuk kekalahan 4-1 dari Real Madrid di final Supercopa Spanyol dan kekalahan 4-2 pada hari Rabu melawan Athletic Club di perempat final Copa del Rey.
Xavi mengatakan dia telah membuat keputusan bulat sebelum laga melawan Villarreal. Tapi sekarang adalah saat yang tepat untuk mengumumkan.
“Saya ingin mengumumkan bahwa saya tidak akan tetap menjadi manajer Barca setelah akhir musim ini,” Xavi menegaskan seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Saya telah memutuskan untuk pergi beberapa hari yang lalu, namun saya pikir sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengumumkannya guna membantu mengurangi ketegangan yang ada di sekitar klub,” tambahnya.
“Jadi, sebagai penggemar Barca, memikirkan kepentingan terbaik klub, dan para pemain, saya pikir ini adalah keputusan yang tepat. Tidak ada yang lebih besar dari klub dan saya adalah seorang pendukung di atas segalanya. Saya mencintai klub ini,” sambungnya.
Kekalahan dari Villarreal membuat Barca terpaut 10 poin dari pemimpin LaLiga Real Madrid menyusul tersingkirnya mereka dari Supercopa dan Copa del Rey bulan ini.
Kekalahan pada hari Sabtu adalah pertama kalinya Barca kebobolan lima gol dalam pertandingan kandang LaLiga sejak Januari 1963.
Mereka dikalahkan 5-1 oleh Real Madrid. Ini juga pertama kalinya sejak 1951 mereka kebobolan empat gol atau lebih dalam pertandingan berturut-turut.(maq)
Gara-gara Barca Kalah Telak, Xavi Pamit Mengundurkan Diri










