Atalanta–Inter, Boxing Day Rasa Final di Bergamo

Lautaro Martinez selebrasi usai mencetak gol untuk Inter Milan. Foto: via MD

edisiana.com – Serie A menyajikan menu kelas berat di akhir pekan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi Italia, Atalanta dan Inter Milan saling berhadapan di Boxing Day.

Sebuah duel yang menjanjikan intensitas tinggi, dengan tuan rumah bersiap menghadapi ujian paling berat musim ini.

Raffaele Palladino telah mengubah wajah Atalanta sejak mengambil alih kursi pelatih dari Ivan Jurić pada 11 November.

Sentuhan tangannya terasa instan: enam kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam tujuh laga terakhir di semua kompetisi. La Dea kembali menjadi tim yang agresif, berani, dan sulit dipatahkan.

BACA JUGA:  Ramai-ramai Pemain Leicester Eksodus dari King Power

Di luar kekalahan melawan Chelsea dan Eintracht Frankfurt di Liga Champions, Atalanta hanya dua kali tumbang di era Palladino.

Namun, Inter yang datang ke Bergamo kali ini adalah ujian sesungguhnya—tolok ukur sejati seberapa jauh proyek baru ini bisa melangkah.

Inter tiba pada Minggu, 28 Desember dengan status pemuncak klasemen. Pasukan Cristian Chivu memanfaatkan terpelesetnya AC Milan dan AS Roma untuk merebut singgasana Serie A.

BACA JUGA:  Van Bronckorst Datang ke Ibrox Saat Rangers Sedang Bagus-bagusnya

Targetnya jelas: menutup tahun dengan kemenangan dan menjaga jarak, setidaknya satu poin, dari para pengejar seperti Milan dan Napoli.
Namun, Nerazzurri wajib menunjukkan reaksi.

Melansir ESPN, kekalahan dari Bologna di semifinal Piala Super Italia di Arab Saudi masih menyisakan tanda tanya. Performa setengah hati tak akan cukup di Bergamo.

Di momen-momen krusial, Inter kembali berharap pada duet andalannya. Marcus Thuram dan Lautaro Martínez telah berkali-kali menjadi penyelamat sepanjang 2025.

Di kandang Atalanta, tanggung jawab itu kembali ada di pundak mereka: memimpin, menentukan, dan membawa Inter melewati salah satu rintangan terberat musim ini.(maq)