Wenger Puji Madrid, Sebut Barcelona Seperti Macan Ompong di El Clásico

Absen Rafinha dan Lewandowski menyebabkan Barcelona kesulitan melawan Madrid. Foto: via MetroSports

edisiana.com – Mantan manajer Arsenal, Arsène Wenger, memberikan pujian tinggi kepada Real Madrid usai kemenangan mereka atas Barcelona dalam laga El Clásico pertama musim ini.

Wenger menilai pasukan Xabi Alonso tampil lebih seimbang dan efektif, sementara Barcelona justru seperti macan ompong di lini depan.

“Xabi Alonso menyeimbangkan timnya dengan sangat baik di laga ini, dan secara keseluruhan saya katakan penampilan Madrid luar biasa,” ujar Wenger dinukil dari MetroSports pada Senin, 27 Oktober 2025.

Menurutnya, Real Madrid menunjukkan performa pertahanan yang jauh lebih solid dibandingkan Barcelona. Selain itu, lini depan Madrid selalu mampu menemukan cara untuk mencetak gol tambahan ketika dibutuhkan.

BACA JUGA:  Pep: Grealish Dibeli Bukan untuk Cetak Gol

“Madrid selalu punya satu gol lagi di setiap momen penting. Sedangkan Barcelona seperti macan ompong di lini depan tanpa Robert Lewandowski dan Raphinha,” tambah Wenger.

Pelatih asal Prancis itu juga menyoroti bagaimana Barcelona gagal memanfaatkan penguasaan bola mereka. “Barcelona banyak menguasai bola di babak kedua setelah Mbappé gagal mengeksekusi penalti, tetapi mereka tidak pernah benar-benar terlihat akan mencetak gol,” ungkapnya.

Wenger juga memberikan apresiasi khusus kepada Xabi Alonso atas kestabilan permainan Madrid. “Keseimbangan pertahanan Real Madrid saat ini luar biasa. Saya memuji Xabi Alonso karena telah membentuk tim yang sangat disiplin,” ujarnya.

BACA JUGA:  Antony Dijual ke Real Betis, Manchester United Rugi Besar

Lebih lanjut, Wenger menilai Barcelona masih kekurangan kepemimpinan dan pengalaman di momen-momen penting, terutama karena absennya pemain kunci.

“Penampilan Barcelona kurang matang di saat-saat krusial. Tanpa Lewandowski dan Raphinha, serta kepergian Inigo Martinez di musim panas, mereka kehilangan sosok pemimpin di lapangan,” kata Wenger.

Ia menutup komentarnya dengan refleksi tentang pentingnya kedewasaan dalam laga besar.

“Dalam pertandingan besar, yang terpenting adalah bagaimana Anda menangani momen-momen penting. Dan hari ini, Barcelona gagal melakukannya,” tutup Wenger.(maq)