edisiana.com – Pesta gol tersaji di Stadion San Marino, Sabtu malam. Tuan rumah San Marino dibuat tak berkutik oleh Finlandia yang mengamuk dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 7-0.
Finlandia bahkan tak butuh waktu lama untuk membuka keran gol. Laga baru berjalan lima menit, Joel Pohjanpalo sudah membawa tim tamu unggul. Penyerang Finlandia itu mencetak gol lewat sundulan yang mengarah ke bagian tengah atas gawang.
San Marino semakin kesulitan keluar dari tekanan. Adrian Svanbäck kemudian menggandakan keunggulan Finlandia lewat sundulan dari jarak dekat. Gol tersebut lahir setelah Leo Walta mengirimkan umpan silang yang matang.
Penderitaan San Marino berlanjut menjelang turun minum. Benjamin Källman ikut mencatatkan namanya di papan skor. Dia melepaskan tembakan keras ke arah tengah gawang setelah menerima umpan dari Svanbäck.
Memasuki babak kedua, Finlandia tak mengendurkan tekanan. Leo Walta ikut berpesta dengan mencetak gol ke sudut kanan atas gawang San Marino.
Walta kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini, dia memanfaatkan umpan terukur Juho Lähteenmäki dan menuntaskan peluang ke sudut kanan bawah gawang. Skor pun berubah menjadi 0-5.
Finlandia belum puas. Pohjanpalo kembali mencetak gol untuk membawa timnya unggul 6-0. Lagi-lagi, Svanbäck menjadi kreator lewat umpan yang memanjakan rekannya.
Pesta Finlandia ditutup oleh Pohjanpalo dari titik putih. Eksekusi penalti pada menit-menit akhir berhasil diarahkan ke sudut kiri bawah gawang San Marino.
Skor 7-0 bertahan hingga peluit panjang.
Kemenangan besar tersebut menjadi salah satu hasil paling mencolok dalam laga Nations League.
Di tengah pertandingan lain yang lebih sering berakhir dengan kemenangan tipis maupun hasil imbang, Finlandia justru tampil tanpa ampun dan berpesta tujuh gol di markas San Marino.(maq)










