edisiana.com – Manajer tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, tidak berniat memberikan Raphinha waktu untuk beristirahat. Sebaliknya, pelatih asal Italia itu justru tengah menyiapkan bintang Barcelona tersebut untuk menjalankan peran berbeda dalam pertandingan kedua melawan Australia di Brisbane.
Raphinha menjadi satu-satunya pemain depan Brasil yang tampil penuh selama pertandingan persahabatan melawan Australia yang berakhir 1-1 pada Jumat lalu.
Laga tersebut secara praktis tidak menentukan apa pun, tetapi Ancelotti tetap memanfaatkannya sebagai bagian dari persiapannya membangun tim untuk agenda besar berikutnya.
Bagi Ancelotti, perjalanan Brasil ke Australia bukan sekadar tur atau rangkaian pertandingan persahabatan. Setiap menit di lapangan menjadi kesempatan untuk menguji berbagai komposisi dan menemukan formula terbaik bagi Seleção.
Dalam pertandingan kedua yang akan dimainkan di Brisbane, Ancelotti berencana melakukan sejumlah perubahan. Raphinha, alih-alih diistirahatkan setelah bermain selama 90 menit, justru kembali menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus.
Melansir MD, pelatih Brasil tersebut bahkan mempertimbangkan menempatkan Raphinha sebagai penyerang tengah atau pemain nomor ‘9’.
Posisi tersebut akan memberikan tantangan berbeda bagi pemain Barcelona, yang selama ini lebih dikenal sebagai pemain sayap.
Selain Raphinha, Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes menjadi dua pemain lain yang diperkirakan kembali masuk dalam susunan starter Brasil.
Sementara itu, Ancelotti akan melakukan rotasi pada beberapa posisi untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain sekaligus menguji alternatif taktik.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Ancelotti ingin memaksimalkan dua pertandingan di Australia. Raphinha sendiri kini berpeluang memainkan peran yang semakin penting dalam rencana pelatih Italia itu.
Dan termasuk sebagai opsi di lini depan ketika Brasil membutuhkan pemain yang mampu bergerak di antara lini dan menyerang ruang.
Pertandingan kedua melawan Australia di Brisbane pun menjadi kesempatan bagi Ancelotti untuk melihat secara langsung bagaimana Raphinha beradaptasi sebagai ‘nomor 9’.
Eksperimen tersebut bisa menjadi salah satu petunjuk mengenai bagaimana sang pelatih ingin membentuk lini serang Brasil ke depannya.(maq)







