Manchester United Dipermalukan Brentford 3-1, Tekanan untuk Amorim Meningkat

Penalti Manchester United yang dilakukan oleh Bruno Fernandez digagalkan kiper Kelleher. Foto: via ESPN

edisiana.com  – Manchester United kembali menelan kekalahan memalukan setelah tumbang 3-1 di markas Brentford dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu malam ini.

Laga ini memperpanjang rentetan hasil buruk bagi Setan Merah dan semakin menekan posisi sang pelatih, Rúben Amorim.

Sejak awal laga, United sebenarnya menunjukkan inisiatif menyerang. Namun, justru tuan rumah yang mampu mencuri gol lebih dulu.

Di menit ke-8, Jordon Henderson melakukan serangan cepat dan mengirimkan umpan terobosan kepada Igor Thiago.

Striker asal Brasil itu dengan tenang menaklukkan Altay Bayindir melalui sepakan ke pojok kiri atas gawang.

BACA JUGA:  Napoli Berjaya di Puncak Klasemen Serie-A

Hanya berselang 12 menit, Thiago kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya berawal dari tendangan bebas Dango Ouattara yang ditepis Bayindir. Bola muntah langsung disambar Thiago dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk Brentford.

Tertinggal dua gol, Manchester United berusaha bangkit. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil di menit ke-39 lewat gol Benjamin Sesko.

Setelah dua kali usahanya digagalkan kiper Brentford, Caoimhin Kelleher, Sesko akhirnya sukses menjebol gawang lawan dengan tembakan keras dari jarak dekat.

BACA JUGA:  Pengundian Perempat Final Champions Pada Jumat Pekan Ini

Di babak kedua, United memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan lewat titik putih. Sayangnya, eksekusi penalti Bruno Fernandes berhasil dibaca dengan sempurna oleh Kelleher, yang tampil gemilang sepanjang laga.

Petaka bagi United datang di masa tambahan waktu. Mathias Jensen yang baru masuk di babak kedua menutup laga dengan gol ketiga untuk Brentford, sekaligus mengunci kemenangan 3-1 untuk tuan rumah.

Hasil ini menambah tekanan besar kepada pelatih Rúben Amorim. Sejak kekalahan telak dari Manchester City, kabarnya Amorim hanya diberi tiga pertandingan untuk membuktikan kualitasnya. Dengan hasil buruk ini, masa depan Amorim di Old Trafford kini berada di ujung tanduk.(maq)