Casemiro: Saya akan Tolong MU dari Keterpurukan

Pemain Real Madrid Casemiro. Foto: Getty

Bola, edisiana.comCasemiro menegaskan ingin menolong Manchester United dari keterpurukannya. Karena dia masih memiliki ambisi untuk menantang trofi terbesar dalam permainan.

Setan Merah sejak ditinggalkan Alex Sir Ferguson pada tahun 2013 mengalami kemunduran. Raja liga Premier itu tidak pernah juara lagi. Hanya berkisar di empat besar klasemen. Bahkan musim kemarin di melorot dan  finis di urutan enam saja. 

“Makanya saya ingin tolong, saya ingin bermain, saya ingin membantu para pemain. Saya ingin membantu Manchester United,” kata Casemiro dikutip dari ESPN pada Jumat, 26 Agustus. 

BACA JUGA:  Man United Menang dengan Gol Kontraversi

Berbeda jauh dengan Real Madrid yang menjadi Raja Eropa. Los Blancos telah mengantongi 14 kali juara Champions. Dan Casemiro telah lima kali di antaranya menikmatinya. 

“Yah, aku punya lima [Liga Champions], kan? Tapi, bukan karena saya memiliki lima lalu saya tidak ingin menangkan Champions dengan Manchester,” canda gelandang asal Brasil itu. 

Liga Champions adalah kejuaraan yang paling penting di Eropa. Semuanya klub ingin memenangkannya.“Dan tentu saja jika kami tidak akan berada di Liga Champions atau menang. Premier [Liga], saya akan sedih. Tapi kami tahu itu terjadi dengan banyak kerja keras dan dedikasi,” tuturnya. 

BACA JUGA:  Menang 2-0 atas Auxerre, PSG Kehilangan Vitinha dan Kvaratskhelia karena Cedera

“Tapi, seperti yang saya katakan, klub sangat baik dengan saya sejak hari pertama, pelatih juga, mereka membuat saya sangat nyaman,” ujarnya menambahkan. 

Sementara kepindahan Casemiro ke Old Trafford sempat mengejutkan banyak orang. Gelanda Brasil itu meninggalkan klub yang pemegang Liga Champions saat ini. Sementara United pada musim ini tidak masuk kompetisi bergengsi Eropa. 

Tetapi pemain berusia 30 tahun itu menekankan bahwa dia siap untuk tantangan baru setelah sembilan tahun di Madrid.

BACA JUGA:  Chelsea Akan Jual Palmer £100 Juta ke Man. United?

“Seperti yang saya katakan dalam perpisahan saya di Real Madrid, saya merasa ini adalah akhir dari sebuah siklus,” pungkasnya.(maq)