edisiana.com – Argentina akhirnya dengan menang susah payah. Gol satu-satunya Lautaro Martínez mempertahankan kemenangan untuk juara bertahan melawan Chile di Stadion MetLife, pagi ini.
Selepas jeda, tim besutan Scolani langsung main gas. Menekan Bravo dkk. Pada menit ke-55 Gonzales memiliki peluang. Namun tendangan kerasnya dapat ditepis kiper Bravo hingga mengenai mistar gawang.
Setelah itu Messi yang berpeluang. Sayang bola cungkilannya masih berada di atas gawang Chile.
Tim besutan Gracia pun lantas melakukan perubahan. Dengan memasukkan sejumlah pemain baru. Taktik baru ini memberikan angin segar.
Mereka berani keluar dari tekanan. Dan justru balik menekan Argentina. Pada menit ke-72 mereka punya peluang emas. Tapi tendangan gelandang Echeverria masih bisa ditahan kiper Martinez.
Tiga menit kemudian, pemain Chile mendapat bola lagi di depan kotak penalti dari bola buangan bek Argentina. Tapi lagi-lagi Martinez menyelamatkannya.
Melihat kondisi yang memburuk, Scolani melakukan perubahan. Dengan menarik Alvarez lalu memasukkan Martinez dan Di Maria. Alhasil pun memberikan harapan yang baik.
Di menit ke-88 ketika Argentina mendapat sepak pojok. Messi yang melakukan tendangan memberikan umpan ke tengah depan gawang Chile. Kemelut terjadi. Bola jatuh ke Lautaro Martínez. Pemain pengganti yang tak terkawal ini pun langsung menghajar bolanya menusuk gawang Bravo.
Menjelang peluit akhir Di Maria melakukan serangan balik. Saat di kotak terlarang pemain Benfica itu memberikan umpan ke Lautaro Martínez. Sayang tendangan pelannya masih bisa diselamatkan Bravo.
Kemenangan ini sudah cukup bagi Messi dkk dengan dua pertandingan tanpa kekalahan.(maq)










