Belgia Cukup Seri, Ukraina Wajib Menang

Lukaku menyalami rekannya saat meninggalkan lapangan. Foto; via ESPN

edisiana.com – Belgia harus berani menyerang untuk menang melawan Ukraina pada malam nanti. Tapi hasil imbang sudah cukup bagi mereka untuk mencapai babak 16 besar di Euro 2024.

Grup E memiliki keempat tim yang mengunci tiga poin menjelang pertandingan putaran terakhir, dengan banyak permutasi untuk posisi finis.

Namun selama Belgia terhindar dari kekalahan, mereka akan tetap berada di salah satu dari dua peringkat teratas Grup E berkat selisih gol positif mereka.

Secara teori, tim asuhan Domenico Tedesco akan mendapatkan hasil imbang yang lebih mudah untuk ke babak 16 besar.

BACA JUGA:  Messi ke Miami, Busquets Ikut?

Dan manajer mereka telah memperingatkan agar tidak melihat terlalu jauh ke depan untuk memuncaki klasemen.

“Kami tidak bisa mulai menghitung atau berspekulasi.Kami akan keluar untuk memenangkan pertandingan,” ujar Tedesco dinukil dari Daylimail pada Rabu ini.

Belgia kalah 1-0 dari Slovakia di laga pembuka mereka, namun membalasnya dengan kemenangan 2-0 atas Rumania.

Ukraina akan mencapai babak sistem gugur untuk Euro kedua berturut-turut jika mereka mengalahkan Belgia.

Bila mereka bermain imbang, maka memerlukan pertandingan Grup E lainnya antara Slovakia dan Rumania yang tidak berakhir imbang untuk bisa melaju.

BACA JUGA:  Seri 1-1 Sama Italia, Kroasia Tereliminasi, Kah?

Ukraina dikejutkan oleh Rumania dengan kekalahan 3-0 di pertandingan pertama. Tapi disusul dengan kesuksesan comeback 2-1 melawan Slovakia.

“Kami perlu memiliki pola pikir yang sama seperti pada akhir pertandingan melawan Slovakia,” kata pelatih kepala Ukraina Serhiy Rebrov.

Dia menambahkan jika timnya menang maka itu akan menjadi sebuah “dongeng” bagi negaranya. Sebab Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022.

BACA JUGA:  Kendati dì Puncak Klasemen, Arsenal Belum Aman

“Bagi warga Ukraina, setiap pertandingan, setiap peristiwa seperti itu sangat berarti, itu berarti bagi mereka bahwa mereka dapat kembali ke masa sebelum perang,” kata Rebrov.(maq)