edisiana.com – Mohamed Salah menutup musim 2024/25 dengan prestasi luar biasa. Bintang Liverpool itu dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak (Sepatu Emas), penyumbang assist terbanyak (Playmaker Terbaik), sekaligus Pemain Terbaik Liga Primer Inggris—menjadikannya pemain pertama yang meraih ketiga penghargaan individual itu dalam satu musim.
Pemain berusia 32 tahun asal Mesir itu mencetak 29 gol dan memberikan 18 assist sepanjang musim, membantu Liverpool meraih gelar Liga Primer di musim debut Arne Slot sebagai manajer. Total 47 kontribusi gol tersebut memecahkan rekor gabungan gol dan assist terbanyak dalam satu musim dengan format 38 pertandingan.
Salah unggul enam gol dari Alexander Isak (Newcastle United) yang finis di posisi kedua daftar top skor, serta mencatatkan enam assist lebih banyak daripada rekan setim Isak, Jacob Murphy.
Atas pencapaiannya, Salah juga menerima penghargaan Pemain Terbaik Pria Tahun Ini dari Asosiasi Penulis Sepak Bola (FWA), memperkuat statusnya sebagai ikon sepak bola modern.
Dengan koleksi empat Sepatu Emas, Salah kini menyamai rekor Thierry Henry sebagai pemain dengan penghargaan tersebut terbanyak dalam sejarah Liga Primer.
Yang lebih impresif, ia juga menjadi satu-satunya pemain yang dua kali meraih gelar ganda Sepatu Emas dan Playmaker Terbaik, setelah sebelumnya mencatat prestasi serupa pada musim 2021/22.
Menurut ESPN, sebelum Salah, hanya tiga pemain lain yang pernah menjadi pencetak gol dan penyumbang assist terbanyak di musim yang sama: Andrew Cole (1993/94), Jimmy Floyd Hasselbaink (1998/99), dan Harry Kane (2020/21).
Salah sekali lagi membuktikan bahwa julukan “Raja Padang Pasir” bukan hanya simbol semata, tetapi cerminan dominasi dan konsistensi di level tertinggi sepak bola Inggris.(maq)











