edisiana.com – Cristiano Ronaldo disoraki penonton saat Al Nassr menjamu Al Shabab di pertandingan menarik Liga Pro Saudi pada hari Minggu. Dan pertandingan itu berakhirnya dengan skor 3-2.
Penyerang Portugal itu membuka skor melalui penalti pada menit ke-21. Dan Al Nassr membutuhkan gol telat dari pemain Brasil Talisca, yang mencetak dua gol, untuk menyelesaikan pertandingan dengan empat menit waktu tersisa.
Setelah peluit akhir dibunyikan, Ronaldo menangkupkan telinganya berulang kali sambil mengayunkan tangannya ke depan di depan area panggulnya. Aksi memanasi tersebut ditujukan kepada pendukung rivalnya, Al Shabab.
Para fans itu pun membalas, teriak “Messi…Messi… yang merupakan rival sepak bola Ronaldo sepanjang masa.
Insiden itu tidak terekam kamera televisi, namun beberapa pakar Saudi mengatakan Ronaldo harus diberi sanksi.
Belum ada tanggapan resmi dari klubnya, tapi surat kabar Saudi Asharq al-Awsat mengatakan federasi sepak bola nasional telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut.
“Komite Disiplin menghadapi ujian terbesar. Kami akan menunggu dan melihat,” kata Waleed Al Farraj, seorang penulis dan pembawa acara televisi terkemuka Saudi, melalui platform media sosial X seperti dilansir ESPN pada hari ini.
“Semuanya ada batasnya, tidak peduli seberapa terkenalnya Anda. begitulah keadaan liga-liga besar,” tulisnya lagi.
Ronaldo yang berusia 39 tahun pernah menghadapi kritik serupa di masa lalu. Pada April 2023, ia memegang alat kelaminnya saat dalam perjalanan menuju ruang istirahat menyusul berakhirnya pertandingan liga melawan Al Hilal yang kalah 2-0 oleh Al Nassr.
Awal bulan ini, dia mengambil syal Al Hilal yang dilemparkan ke arahnya dari tribun.
Ronaldo, sudah mencetak 22 gol dalam 20 penampilan sejauh musim ini. Al Nassr berada di urutan kedua dalam klasemen dengan 52 poin. Dengan tertinggal empat poin dari Al Hilal, yang memiliki satu pertandingan tersisa.(maq)
Panasi Fans Al Shabab, Ronaldo Dibalas dengan Teriakan











