edisiana.com – Chelsea dirobek – robek di kandang Srigala julukan Wolverhampton. Mereka kalah 1-2 dalam pertandingan boxing day akhir tahun ini.
Sebenarnya Chelsea ada peluang bagus di babak pertama saat Raheem Sterling yang mencuri bola dari pemain terakhir João Gomes. Dia lalu berlari ke kotak penalti Wolves dengan hanya tinggal mengalahkan kiper José Sá .
Sterling berusaha menyelesaikannya sendiri meskipun dua rekan setimnya termasuk Cole Palmer tidak terkawal di sebelah kanannya. Tembakannya diblok oleh Sa, menyia-nyiakan peluang tiga lawan satu.
Chelsea membayar kesia-siaan mereka enam menit setelah turun minum ketika Wolves mengamuk. Lemina tidak dijaga dengan baik dan sundulannya dari tendangan sudut Pablo Sarabia meluncur ke gawang.
“Sungguh luar biasa, dukungan yang kami dapatkan di sini luar biasa. Saya harap kami bisa terus berusaha dan membuat para penggemar senang,” kata Lemina.
Wolves menggandakan keunggulan mereka ketika Benoit Badiashile gagal menangani umpan silang Hugo Bueno dan Matt Doherty yang tidak terkawal melepaskan tendangannya melewati kiper Chelsea Djordje Petrovic.
“Gol kedua sangat penting karena mereka mencetak gol di akhir pertandingan. Saya cenderung memiliki bakat dalam karir saya untuk berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat dan saya berhasil mencetak gol tersebut,” kata Doherty.
“Atmosfer yang tercipta di sekitar stadion. Rekor kami melawan enam tim teratas bagus. Kami telah mengalahkan sebagian besar dari mereka di sini dan tandang. Kami melakukannya dengan sangat baik,” tambahnya.
Sundulan Nkunku di waktu tambahan meningkatkan harapan untuk bangkit tetapi Chelsea tidak mampu melanjutkan dan menyamakan kedudukan.
Kemenangan ini membuat Wolves, yang tidak terkalahkan di kandang sendiri di liga sejak September. Mereka naik ke peringkat 11 dengan 22 poin. Sama dengan Chelsea yang berada di peringkat 10 tetapi tertinggal dari tim London itu karena selisih gol.(maq)
Chelsea Dirobek – robek di Kandang Srigala











